KUTAI BARAT, PROKOPIM — Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menghadiri Misa Natal Gereja Katolik Stasi Santo Yohanes Penginjil Muara Asa, Kecamatan Barong Tongkok, pada Jumat sore (2/1/2026).
Kehadiran Bupati disambut hangat oleh umat serta jajaran gereja dalam suasana penuh khidmat dan sukacita Natal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Ayonius, para Asisten, Kepala Dinas, Badan dan Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat, Camat Barong Tongkok beserta unsur Forkopimcam, Petinggi Muara Asa, Pastor Hendrik Nuwa SVD, Ketua Dewan Paroki, para suster, bruder, prodiakon, ketua stasi, ketua umat, serta panitia Natal dan seluruh umat Gereja Katolik Stasi Santo Yohanes Penginjil Muara Asa.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin mengajak seluruh umat untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk memasuki lembaran kedua tahun 2026 serta merayakan Natal bersama.
Ia berharap Misa Natal tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi mampu meningkatkan kualitas iman umat dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan kerja.
Bupati menjelaskan bahwa Misa Natal merupakan pengakuan iman umat Kristiani atas kehadiran Yesus Kristus sebagai Juruselamat umat manusia. Oleh karena itu, perayaan Natal harus dimaknai secara mendalam sebagai ungkapan iman yang murni, bukan sekadar tradisi tahunan.
Mengangkat tema Natal nasional “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”,
Bupati menekankan pentingnya peran Gereja dalam mendampingi keluarga-keluarga yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan ekonomi hingga krisis relasi akibat dinamika sosial modern. Tema tersebut, menurutnya, merupakan panggilan untuk menghadirkan kasih Allah melalui tindakan nyata berupa kepedulian, solidaritas, serta pelayanan pastoral dan sosial.
Lebih lanjut, Bupati mengajak umat untuk menjadi pembawa damai di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan hoaks, intoleransi, dan polarisasi sosial. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat nilai iman, etika, dan kebijaksanaan dalam penggunaan teknologi digital di lingkungan keluarga.
Pada kesempatan yang sama.
Menutup sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan terima kasih kepada Pastor Hendrik Nuwa SVD, panitia Natal, serta seluruh umat atas terselenggaranya perayaan Natal dengan baik. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, ia mengucapkan Selamat Merayakan Natal Tahun 2025 dan Selamat Menjalani Tahun Baru 2026, seraya mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkarya dan menjadi berkat bagi sesama.(KP17/36)

