SENDAWAR, Prokopim-Menjelang bulan suci Ramadan, umat Islam memiliki tradisi melakukan nyekar atau ziarah kubur untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia sekaligus membersihkan makam.

Sejak lima hari terakhir, puluhan warga mulai memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslimin di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak. Puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada Rabu (18/2/2026).

“Hal ini sudah menjadi tradisi umat Islam setiap menjelang Ramadan, baik di wilayah Kubar maupun di luar daerah,”ujar Wawan, seorang penggali kubur di TPU tersebut, Selasa (17/2/2026).

Warga yang datang terlihat membersihkan area makam, menabur bunga, serta memanjatkan doa untuk keluarga mereka.

Terpisah, Nita, warga Melak, mengatakan ziarah kubur merupakan tradisi keluarga yang rutin dilakukan sebelum Ramadan.

“Ini sudah menjadi tradisi keluarga kami. Sebelum Ramadan, kami berkumpul dan bersama-sama berziarah ke makam keluarga,”tuturnya.

Hal senada disampaikan Rudi, warga Melak yang kini berdomisili di Samarinda. Ia mengaku selalu menyempatkan diri pulang kampung menjelang Ramadan.

“Kami selalu mudik ke Melak setiap menjelang Ramadan. Selain bersilaturahmi dengan keluarga, juga melakukan ziarah kubur,” ucapnya. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.