KUTAI BARAT, PROKOPIM – Pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (DPK GBN-MI) Kabupaten Kutai Barat resmi dilantik sebagai langkah memperkuat kesadaran bela negara sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pelantikan berlangsung di Gedung Auditorium ATJ, Kompleks Perkantoran Kabupaten Kutai Barat, Jumat lalu. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua DPP GBN-MI Provinsi Kalimantan Timur, H. Rustam Rumoro, dan disaksikan langsung Ketua Umum GBN-MI Laksamana TNI (Purn) Dr. Muhammad Faisal beserta jajaran.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Kutai Barat Siap Bela Negara, Membangun Optimisme Bangsa Menyongsong Indonesia Emas 2045 melalui Bela Negara, Sempekat, Bersama Kita Pasti Bisa.” Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, unsur Forkopimda, jajaran pengurus GBN-MI pusat dan daerah, serta tokoh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyambut positif terbentuknya kepengurusan DPK GBN-MI dan memberikan dukungan terhadap upaya organisasi tersebut dalam menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Dalam sambutan tertulis Bupati Kutai Barat Frederick Edwin yang dibacakan Wakil Bupati H. Nanang Adriani, ditegaskan bahwa makna bela negara di era modern tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan secara fisik, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Bela negara diwujudkan melalui rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial. Hal ini dapat diterapkan lewat tindakan sehari-hari seperti menjaga kerukunan antarumat beragama, bergotong royong, melestarikan lingkungan, mendukung ketahanan pangan, hingga memperkuat ekonomi warga,” ujar Wabup.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Bupati juga menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPK GBN-MI yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Rismandiansyah.

Pemkab berharap keberadaan GBN-MI dapat menjadi wadah yang aktif dalam menumbuhkan kesadaran bela negara mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, pendidikan, organisasi hingga dunia kerja.

“Kami berharap GBN-MI menjadi wadah yang aktif menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, permukiman, pendidikan, organisasi, hingga tempat kerja,” lanjutnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Kutai Barat mendorong DPK GBN-MI membangun sinergi lintas sektor dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, pelaku usaha, serta generasi muda.

Sementara itu, Ketua DPP GBN-MI Provinsi Kalimantan Timur H. Rustam Rumoro berpesan agar seluruh jajaran pengurus menjalankan amanah organisasi dengan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Saya minta seluruh jajaran selalu memegang teguh AD/ART dan menjaga nama baik organisasi. Jangan sampai menggunakan wadah ini untuk hal-hal yang melenceng. Jadilah organisasi yang bermanfaat, berikan kontribusi terbaik, dan jalankan tanggung jawab ini demi kemajuan daerah,” tegas Rustam.

Pelantikan turut dihadiri Ketua Dewan Penasihat GBN-MI Laksma TNI (Purn) Iswan Sutiswan, Ketua Umum GBN-MI Laksma TNI (Purn) Dr. Muhammad Faisal, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.

Melalui pelantikan tersebut, Pemkab Kutai Barat optimistis DPK GBN-MI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.(KP36)

Komentar dinonaktifkan.