SAMARINDA, Prokopim-Penguatan kapasitas aparatur menjadi salah satu kunci mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada pelayanan publik. Karena itu, pengembangan kompetensi pejabat administrator terus didorong agar mampu menjawab tuntutan birokrasi yang semakin dinamis.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Pelepasan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026, di Auditorium Pusat Pembelajaran dan Pengembangan Kompetensi (PUSJAR) SKPP LAN Samarinda, Rabu (7/10/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Erik Victory mengatakan pelepasan ini menjadi bagian penting setelah para peserta mengikuti rangkaian proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi kepemimpinan administrator.
Ia menekankan, pelatihan kepemimpinan tidak boleh berhenti pada pemenuhan persyaratan administratif atau sekadar memperoleh sertifikat. Lebih dari itu, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas di perangkat daerah masing-masing.
“Kompetensi yang diperoleh selama pelatihan harus mampu diwujudkan dalam inovasi dan perubahan nyata di lingkungan kerja. Seorang pejabat administrator dituntut mampu menjadi penggerak perubahan,”ujarnya.
Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Aparatur dituntut tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin, mengambil keputusan, membangun kolaborasi serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pelayanan pemerintahan.
Karena itu, Erik berharap para peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 dapat membawa semangat perubahan ketika kembali menjalankan tugas di lingkungan Pemkab Kubar
“Jadikan pengalaman selama mengikuti pelatihan sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Jangan berhenti berinovasi,”tegasnya.
Pelepasan peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 sekaligus diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen aparatur Pemkab Kubar dalam mewujudkan birokrasi yang semakin responsif dan berorientasi pada hasil.
Dengan bekal kepemimpinan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak di masing-masing perangkat daerah serta menghadirkan perubahan yang berdampak bagi kemajuan Kabupaten Kubar. (KP17)

