KUTAI BARAT, PROKOPIM – Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani memantau progres pembangunan Jembatan Tapak di Sekolaq Darat, Selasa (6/10/2026) sore.

Pembangunan jembatan tersebut dinilai strategis karena menjadi salah satu akses penting menuju kawasan wisata Kersik Luway.
Jembatan Tapak diharapkan dapat memperlancar konektivitas masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kutai Barat, khususnya menuju Kersik Luway yang dikenal sebagai salah satu habitat anggrek hitam.

Dalam peninjauan tersebut, Wabup Nanang Adriani melihat secara langsung perkembangan pekerjaan di lapangan. Ia menekankan pentingnya pembangunan dilaksanakan sesuai spesifikasi dan ketentuan yang telah ditetapkan sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, akses menuju objek wisata, terutama Kersik Luway, diharapkan semakin mudah. Kita berharap kawasan wisata ini kembali ramai dikunjungi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Wabup.

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan Jembatan Tapak Sekolaq Darat dilaksanakan oleh CV Tri Puma dengan nilai kontrak Rp4,978 miliar, bersumber dari APBD Kabupaten Kutai Barat Tahun Anggaran 2026. Masa pelaksanaan pekerjaan selama 150 hari kalender, dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender.

Wabup berharap infrastruktur tersebut tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

“Kalau aksesnya semakin baik, tentu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, pelaku UMKM dan sektor pariwisata. Ini yang harus kita dorong bersama,” pungkasnya.(KP36)

Komentar dinonaktifkan.