SENDAWAR, Prokopim-Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin menegaskan tidak akan melakukan pengadaan kendaraan dinas baru selama masa jabatannya sebagai kepala daerah.
Frederick Edwin memastikan kendaraan dinas yang saat ini digunakannya bukan merupakan pengadaan baru, melainkan aset milik Pemkab Kubar yang telah tersedia sejak beberapa tahun lalu.
Mobil dinas tersebut merupakan Toyota Land Cruiser 200 Series tipe VX-R keluaran tahun 2018 yang sebelumnya sudah menjadi kendaraan operasional kepala daerah.
Ia menjelaskan, kendaraan tersebut mulai digunakannya setelah resmi dilantik sebagai Bupati Kubar pada Februari 2025.
Hingga saat ini, tidak ada rencana pengadaan kendaraan dinas baru di lingkungan Pemkab Kubar untuk menunjang aktivitasnya sebagai kepala daerah.“Kalau saya tidak ada pengadaan mobil baru,” tegas Edwin, baru-baru ini.
Menurutnya, kendaraan yang digunakan saat ini masih dalam kondisi baik dan dinilai sangat layak untuk menunjang aktivitas kedinasan sehari-hari. Sebagai kepala daerah, mobilitas yang tinggi menuntut kendaraan yang andal, terutama untuk menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Kubar yang memiliki kondisi geografis cukup menantang.
Edwin menambahkan, penggunaan kendaraan yang sudah ada juga merupakan bagian dari upaya efisiensi serta pemanfaatan aset daerah secara optimal.
“Mobil dinas yang digunakan merupakan kendaraan yang sudah ada sejak sebelumnya dan masih sangat layak untuk digunakan,”ujarnya.
Ia menilai kendaraan yang tersedia saat ini masih cukup mendukung mobilitas dalam menjalankan tugas pemerintahan, koordinasi antar instansi, serta kegiatan pelayanan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Kubar.
Menurutnya, fokus pemerintah daerah saat ini tetap diarahkan pada program pembangunan dan peningkatan pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (KP6)

