KUTAI BARAT, PROKOPIM – Pelaksanaan Festival Ramadhan di Kecamatan Melak tidak hanya menghadirkan semarak kegiatan keagamaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM kuliner tradisional.
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menyampaikan apresiasi atas dukungan anggaran dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat yang turut memfasilitasi kegiatan Festival Ramadhan, termasuk penyelenggaraan Kuliner Ramadhan atau Pasar Ramadhan di Kecamatan Melak.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kegiatan yang tidak hanya meningkatkan kualitas keagamaan masyarakat, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian warga.
“Kegiatan ini bukan hanya memperkuat nilai-nilai religius di bulan suci, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang terlibat dalam Pasar Ramadhan,” ujar Bupati.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, FX. Sumardi, menambahkan bahwa Festival Ramadhan dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga. Hal ini sejalan dengan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal yang terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil, serta memperkuat kebersamaan dan nilai budaya lokal,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Melak, Asrin Surianto, menyampaikan bahwa selain lomba-lomba Al-Qur’an yang menjadi agenda utama, Festival Ramadhan juga menghadirkan sajian makanan tradisional khas bulan suci yang dikenal dengan sebutan jaja bahari. Kehadiran kuliner tradisional tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan pengunjung.
“Festival Ramadhan tidak hanya diisi dengan kegiatan religius, tetapi juga menghadirkan jaja bahari sebagai bagian dari tradisi masyarakat selama bulan Ramadhan. Ini sekaligus menjadi ruang bagi UMKM untuk berkembang,” ungkapnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan masyarakat, Festival Ramadhan di Melak diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat nilai keagamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.(KP36)

