KUTAI BARAT, PROKOPIM – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, dalam rangka meninjau pembangunan Brigade Infanteri (Brigif) Teritorial Pembangunan (TP) 85/Benua Taka Cakti (BTC) yang berada di kawasan Camp Baru, Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang, Selasa (14/1/2026).
Untuk diketahui, Brigif 85/BTC di Camp Baru membawahi 2 Batalyon yaitu Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 827 Mahakam Cakti Yudha (Yonif TP 827/MCY) Muara Tae Kutai Barat dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 826/Benua Taka Bekerai ( Yonif TP 826/BTB) yang berada di Jenebora, Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kedatangan Menteri Pertahanan RI bersama Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, disambut langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, di Helipad milik PT Gunung Bayan Pratama Coal (GBPC) yang berlokasi di Camp Baru. Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut, Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutai Barat.
Dalam kunjungan ini, Menteri Pertahanan meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana satuan, kesiapan personel, serta perkembangan pembangunan satuan Brigif TP 85/BTC yang menjadi bagian dari penguatan pertahanan teritorial di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Barat yang dikenal dengan julukan Bumi Tana Purai Ngeriman.
Komandan Brigif TP 85/BTC, Kolonel Inf Alzaki, menjelaskan bahwa kunjungan Menteri Pertahanan RI bersama Wakil Panglima TNI bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan satuan serta bertemu dengan para prajurit.
“Menhan dan Wakil Panglima TNI ingin bertemu langsung dengan para prajurit, baik Perwira, Bintara, maupun Tamtama, untuk memastikan kondisi kesehatan, moril, serta kesiapan mereka dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepada satuan,” ungkap Kolonel Inf Alzaki.
Lebih lanjut, Dan Brigif TP 85/BTC menegaskan bahwa jumlah dan kesiapan personel di satuannya saat ini dinilai cukup dan siap mendukung berbagai tugas TNI di daerah. Baik dalam mendukung tugas Kepolisian, Pemerintah Daerah, maupun dalam rangka pembinaan ketahanan wilayah.
“Personel yang ada di satuan kami siap mendukung tugas pengamanan wilayah, membantu tugas Polri, serta bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam membina ketahanan wilayah. Semua ini bertujuan untuk mendukung pembangunan Kutai Barat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera dan aman,” tegasnya.
Kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan unsur masyarakat adat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kutai Barat.
Selain Bupati Kutai Barat, penyambutan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai, Sekretaris Daerah Ayonius, jajaran Forkopimda, serta Presidium Dewan Adat Kutai Barat, sebagai wujud dukungan dan komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan serta ketahanan wilayah.
Melalui kunjungan ini, diharapkan keberadaan Brigif Teritorial Pembangunan 85/Benua Taka Cakti di Kutai Barat dapat semakin memperkuat sistem pertahanan negara di wilayah pedalaman Kalimantan Timur, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi keamanan, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat setempat. (KP17/36)

