SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) terus memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah. Salah satunya melalui kegiatan panen padi bersama di kawasan Rapak Oros, Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung.

Kegiatan tersebut menjadi bukti keberhasilan penerapan kaji terap atau inovasi teknologi pertanian yang dilakukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Bersama melalui pendampingan intensif penyuluh pertanian serta dukungan Dinas Pertanian dan berbagai pihak terkait.

Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan keberhasilan panen di kawasan Rapak Oros menunjukkan meningkatnya kesadaran dan ketekunan petani dalam mengembangkan sektor pangan daerah.

“Momentum panen bersama ini diharapkan dapat mendorong percepatan peningkatan produksi padi di Kubar sebagai wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,”ujar Bupati, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, kegiatan panen tersebut merupakan tindak lanjut dari program inovasi pertanian yang berfokus pada optimalisasi lahan serta penguatan ketahanan pangan lokal. Berdasarkan hasil kaji terap dan uji kesesuaian varietas, padi varietas Inpara 02 dinilai cocok dikembangkan pada lahan seluas 5 hektare di kawasan Rapak Oros.

Ia menambahkan, keberhasilan ini diharapkan menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah, petani, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung target swasembada pangan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kutai Barat.
Bupati juga menegaskan bahwa pengembangan kawasan pertanian masih menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, sinergi, koordinasi, dan komunikasi antarinstansi serta kelompok tani perlu terus diperkuat agar optimalisasi kawasan Rapak Oros sebagai sentra produksi pangan dapat berjalan maksimal.

Selain sebagai kawasan produksi padi, Rapak Oros juga berpotensi dikembangkan melalui diversifikasi usaha pertanian guna menambah sumber pendapatan masyarakat sekitar.
Pemkab Kutai Barat, lanjutnya, berkomitmen terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, pendampingan teknis, serta pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kubar Stepanus A. Samson mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan produksi padi di Kutai Barat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Apresiasi juga disampaikan kepada Gapoktan Maju Bersama Kampung Linggang Amer yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Para petani diharapkan terus terbuka terhadap inovasi dan teknologi pertanian, termasuk mengadopsi varietas Inpara 02 yang terbukti mampu menghasilkan sekitar 4,8 ton per hektare dan berpotensi ditanam dua hingga tiga kali dalam setahun.

Selain itu, para penyuluh pertanian diharapkan tetap aktif mendampingi petani dalam penerapan teknologi di lapangan guna memastikan keberlanjutan peningkatan produksi pertanian di Kubar. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.