SENDAWAR, Prokopim-Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) bersama PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dalam mempercepat pemerataan akses listrik hingga ke kampung-kampung yang belum teraliri jaringan PLN. Upaya ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Bupati Kubar, Frederick Edwin, menegaskan bahwa penyediaan listrik menjadi program prioritas pemerintah daerah karena berperan penting dalam mendorong aktivitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dari total 190 kampung dan 4 kelurahan se-Kubar, masih terdapat sekitar 30 kampung yang belum teraliri listrik PLN. Pada tahun 2026, direncanakan ada 9 kampung atau lokasi yang akan dikembangkan jaringan listriknya oleh PLN,”ujar Bupati saat menerima kunjungan Manager PLN UP3 Samarinda Adrian Sitompul beserta jajarannya, di Ruang Kerja Bupati, Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Kamis (22/1/2026).
Senada dengan hal tersebut, Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Sumber Daya Alam Sekkab Kubar, Angelia Noviana, menyampaikan bahwa dari total 190 kampung dan 4 kelurahan se-Kubar, masih terdapat 30 kampung yang belum teraliri listrik PLN.
Untuk tahun 2026, ada 9 kampung yang akan dituntaskan.“Semoga seluruh tahapan pengembangan jaringan listrik ini dapat berjalan dengan baik sesuai rencana,”ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Samarinda Adrian Sitompul menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk berkoordinasi terkait sistem kelistrikan di Kutai Barat, termasuk pemetaan wilayah yang belum berlistrik serta rencana pengembangan ke depan.
“Kami berkoordinasi dengan Pak Bupati Kubar Frederick Edwin dan jajaran Pemkab terkait daerah-daerah prioritas pengembangan listrik. Alhamdulillah, tahun ini ada 9 kampung yang sedang kami kembangkan kelistrikannya dan kami upayakan tuntas pada 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, sekitar 30 lokasi yang belum teraliri listrik menjadi pekerjaan rumah bersama yang akan diselesaikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan perencanaan PLN.
Manager ULP Melak Agung Putra Raharjo menambahkan bahwa kunjungan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara PLN dan Pemkab Kubar.
“Kami menyamakan persepsi dengan visi dan misi pembangunan Kubar, khususnya pengembangan wilayah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,”ujarnya.
Agung juga mengimbau dukungan dari pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta masyarakat, mengingat kondisi geografis Kubar yang luas dan menantang. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset kelistrikan PLN agar pelayanan listrik dapat berjalan optimal selama 24 jam.
“Kami berharap masyarakat mohon kesediaannya merelakan pohon untuk dapat membantu memangkas pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik serta turut menjaga aset negara. Pemadaman yang terjadi umumnya disebabkan kegiatan pemeliharaan jaringan dan akan selalu kami informasikan,”tutupnya. (KP6)

