KUTAI BARAT, PROKOPIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyerahkan berbagai sarana dan prasarana penanganan karhutla kepada kecamatan, Brigade Kecamatan, dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Penyerahan sarana dan prasarana tersebut dilaksanakan di Sendawar, Jumat (18/9/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kutai Barat, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran pemerintah daerah, para camat, unsur TNI/Polri, serta sejumlah pihak terkait.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengatakan, karhutla merupakan persoalan yang membutuhkan kesiapsiagaan, kecepatan respons, serta kerja sama seluruh pihak. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus berupaya memperkuat kapasitas penanganan hingga ke tingkat kecamatan dan kampung.

“Penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan, kecepatan dan kerja sama semua pihak. Karena itu, kapasitas penanganannya harus terus kita perkuat sampai ke tingkat kecamatan dan kampung,” ujar Bupati.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Kubar menyerahkan 16 unit motor trail untuk seluruh kecamatan, 5 unit mobil slip on untuk lima kecamatan, 7 unit tangki air berkapasitas 5.000 liter, 16 unit lampu penerangan Solaris, 16 unit nozzle gambut, 17 unit pompa jinjing, 7 unit pompa portable, serta ratusan roll selang pemadam.

Selain itu, diserahkan pula 7 set peralatan Brigade Kecamatan dan 10 set peralatan Masyarakat Peduli Api (MPA). Berbagai sarana tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilisasi dan respons petugas ketika terjadi kebakaran, sekaligus mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah masing-masing.

Bupati meminta para camat, kepala kampung, Brigade Kecamatan, dan MPA untuk merawat serta memanfaatkan seluruh peralatan yang telah diserahkan secara optimal. Menurutnya, ketersediaan sarana harus diiringi dengan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik di lapangan.

“Kita berharap seluruh sarana yang telah diserahkan ini benar-benar dirawat dan dimanfaatkan dengan baik. Kesiapsiagaan juga harus terus ditingkatkan, terutama ketika kondisi cuaca berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran,” pesannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan PT Bharinto Ekatama, KPHP Mook Manoor Bulatn, KPHP Damai, Manggala Agni, serta perwakilan Masyarakat Peduli Api (MPA) se-Kabupaten Kutai Barat.

Penyerahan sarana dan prasarana ini menjadi bagian dari upaya bersama Pemkab Kubar dalam memperkuat sistem penanganan karhutla berbasis kewilayahan, sehingga respons terhadap potensi kebakaran dapat dilakukan secara lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif. (KP36)

Komentar dinonaktifkan.