SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bagian dari program nasional dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan dan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga komoditas global.

Bupati Kubar Frederick Edwin menyampaikan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (BPN) bersama Perum Bulog dalam membantu masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera di daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati, pada kegiatan Penyerahan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Tahun 2026 secara simbolis, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Sabtu (4/4/2026).

“Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan melalui pemanfaatan cadangan pangan pemerintah yang dikelola Perum Bulog sebagai bantuan sosial guna mempertahankan daya beli masyarakat,”ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPN melalui Perum Bulog atas kepedulian terhadap masyarakat Kubar melalui penyaluran bantuan pangan tersebut.

Adapun bantuan disalurkan kepada 17.599 penerima manfaat yang tersebar di 16 kecamatan, meliputi 160 kampung/desa dan 4 kelurahan. Setiap penerima memperoleh bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter dalam satu kali penyaluran untuk dua alokasi sekaligus.

Menurut Bupati, bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat serta menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan masyarakat sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah, yang bertujuan menanggulangi kerawanan pangan, mengendalikan inflasi, serta melindungi masyarakat sebagai konsumen maupun produsen.

Bupati juga mengimbau para camat, lurah, dan petinggi kampung agar berperan aktif sesuai kewenangan masing-masing dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan pangan sehingga program pemerintah pusat dapat berjalan efektif dan efisien.

Selain itu, kepada masyarakat penerima manfaat, Bupati berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal serta menjadi stimulus untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan dan pekarangan sebagai sumber pangan rumah tangga. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.