KUTAI BARAT, PROKOPIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus memperkuat aksesibilitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur dasar. Bupati Kubar, Frederick Edwin, meresmikan dua jembatan penghubung antar kampung di Kampung Muara Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (2/1/2026) sore.

Pembangunan dua jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Infrastruktur jembatan dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Turut Hadir mendampingi Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Maria Christina Mozes, Sekda Ayonius, Kadis PU Philip, Plt.Asisten 3 Kamius Junaidi, Kadis DPMK Erik Victory, dan sejumlah Forkopimda.

Bupati Frederick Edwin mengatakan, dua jembatan yang diresmikan memiliki fungsi penting karena menjadi penghubung utama antara Kampung Muara Asa dengan Kampung Pepas Asa serta Kampung Linggang Amer.

“Dua jembatan ini memiliki peran strategis karena menghubungkan Kampung Muara Asa dengan Kampung Pepas Asa dan Kampung Linggang Amer. Dengan akses yang lebih baik, kami berharap aktivitas masyarakat antar kampung dapat berjalan lebih lancar dan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan kedua jembatan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Barat dan dikerjakan selama kurang lebih lima bulan. Selain sebagai sarana penghubung, jembatan juga dibangun dengan spesifikasi yang memadai untuk menunjang lalu lintas kendaraan masyarakat.

“Jembatan Sungai Asa dibangun dengan panjang 29 meter dan lebar 7,5 meter, sementara Jembatan Sungai Ngahan memiliki panjang 21 meter dengan lebar yang sama, yakni 7,5 meter,” jelasnya.

Frederick menegaskan, pembangunan infrastruktur jembatan sejalan dengan misi utama Pemerintah Kabupaten Kubar, khususnya pada butir keempat yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, infrastruktur yang baik menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.
Penguatan infrastruktur tidak hanya berdampak pada kemudahan akses transportasi, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk kelancaran distribusi hasil pertanian serta aktivitas usaha warga antar kampung.

Kedepan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen untuk terus mengedepankan pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah. Dengan diresmikannya dua jembatan tersebut, pemerintah daerah berharap manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat dan mampu memperkuat konektivitas antar kampung di Kecamatan Barong Tongkok.
(KP17/36)

Komentar dinonaktifkan.