SENDAWAR, Prokopim-Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, menegaskan bahwa seluruh program pembangunan di Kabupaten Kubar wajib memberikan dampak nyata terhadap stabilitas ekonomi daerah, peningkatan investasi, serta pengembangan sektor unggulan berbasis potensi lokal.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Forum Perangkat Daerah (PD), Selasa (24/2/2026). Menurutnya, Forum PD merupakan instrumen penting dalam pengendalian perencanaan pembangunan agar berjalan fokus, terukur, dan tidak tumpang tindih.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan usulan program sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan anggaran daerah secara efisien dan bertanggung jawab,”tegas Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan tidak boleh bersifat sektoral. Diperlukan koordinasi yang kuat antara PD, Pemerintah Kecamatan, kelurahan, kampung serta dukungan DPRD Kubar agar arah pembangunan lebih terintegrasi dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Saya meminta seluruh peserta forum mengikuti pembahasan secara serius, terbuka, dan konstruktif dengan menjunjung tinggi kolaborasi dan integritas. Hasil Forum PD ini harus dijadikan dasar utama, bukan sekadar formalitas, dalam penyusunan Renja PD dan RKPD Kabupaten Kubar Tahun 2027,”tegasnya kembali.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa perencanaan pembangunan Kubar harus memiliki arah yang tegas, sasaran yang jelas, serta hasil yang nyata. Tahun 2027 diharapkan menjadi tahun pelaksanaan pembangunan yang efektif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Hal ini dalam menuju Kubar yang sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,”pungkas Bupati.
Sementara itu, Plt Kepala BappedaLitbang Kutbar, Sulhendi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi instrumen pengendali agar seluruh PD konsisten dan selaras antara dokumen perencanaan dan dokumen penganggaran. Konsistensi tersebut dinilai krusial untuk memastikan setiap program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar dapat dilaksanakan secara efektif serta memberikan manfaat nyata dan terukur bagi masyarakat. (KP6)

