KUTAI BARAT, PROKOPIM – Beragam produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) turut meramaikan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kutai Barat di Kecamatan Tering.
Keberadaan stand UMKM menjadi salah satu perhatian Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani saat meninjau langsung berbagai produk yang dipamerkan masyarakat. Wabup didampingi istrinya, Dewi Hairiah, jajaran Forkopimda serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Nanang mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kreativitas dan mengembangkan usaha yang dimiliki, khususnya usaha rumahan yang banyak dijalankan oleh kaum perempuan dan kader PKK.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat di tingkat kampung.
“Terus tingkatkan usaha UMKM, terutama ibu-ibu PKK. Giatkan usaha rumahan, sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Nanang saat meninjau stand UMKM.
Nanang juga mendorong agar produk-produk lokal tidak hanya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar, tetapi terus dikembangkan dari sisi kualitas, kemasan dan pemasaran sehingga mampu memiliki daya saing yang lebih luas.
Ia menilai kegiatan BBGRM tidak hanya menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat setiap kecamatan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari beragam produk yang ditampilkan pada stand UMKM, mulai dari produk olahan pangan, kerajinan hingga berbagai hasil usaha rumahan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, lanjutnya, akan terus mendorong tumbuhnya UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Semangat gotong royong harus kita dorong bukan hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam membangun ekonomi masyarakat. Mari kita bersama-sama mengembangkan potensi yang ada di kampung,” pungkasnya.(KP36)

