SENDAWAR, Prokopim-Wakil Bupati (Wabup) Kutai Barat (Kubar) Nanang Adriani menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum strategis bagi Pemkab untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga keamanan, ketertiban serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman suku, agama dan budaya.

Menurut Wabup, keberagaman yang dimiliki masyarakat Kubar merupakan anugerah sekaligus kekuatan besar yang harus dirawat bersama melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai keagamaan yang diperkuat selama bulan suci Ramadan diharapkan mampu menjadi perekat sosial dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

“Keamanan dan ketertiban daerah tidak dapat terwujud tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan, kita dapat menjaga persatuan sekaligus mencegah potensi konflik di tengah perbedaan,”ujar Wabup, pada Safari Ramadan pertama, di Masjid Al-Istiqomah, Kampung Penyinggahan Ilir, Kamis (26/2/2028).

Wabup menambahkan, kehadiran Pemkab secara langsung melalui Safari Ramadan, termasuk di wilayah Kecamatan Penyinggahan, menjadi sarana efektif untuk mempererat komunikasi dan hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini dinilai penting dalam membangun kepercayaan publik serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan.

Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa penguatan nilai-nilai keagamaan dan budaya luhur merupakan bagian integral dari pembangunan daerah. Fondasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan kohesi sosial yang kuat, menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat serta mendukung kelancaran pembangunan yang berkelanjutan.

“Jika keamanan dan persatuan terus terjaga, maka keberagaman akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Kubar yang semakin Sejahtera, aman, adil, merata dan beradat,”pungkasnya. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.