KUTAI BARAT, PROKOPIM – Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kutai Barat dipusatkan di Kampung Linggang Jelmuq, Kecamatan Tering. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Camat Tering Yosef Ngau dalam sambutannya menyampaikan, BBGRM bukan sekadar kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan maupun memperbaiki fasilitas umum, tetapi merupakan bagian penting dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

“Gotong royong adalah jiwa dan fondasi sosial bangsa kita yang mampu merekatkan rasa kebersamaan, memperkuat kerukunan, serta menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat dengan asas kekeluargaan,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kecamatan Tering sejak jauh hari telah mengajak masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong secara rutin, baik di tingkat RT, kampung maupun kecamatan. Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi lokal dan pembangunan infrastruktur pedesaan.

“Harapan kami, semangat gotong royong ini terus terjaga sehingga Kecamatan Tering dan Kabupaten Kutai Barat senantiasa aman, rukun dan kondusif,” katanya.

Yosef juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petinggi kampung, BPK, lembaga adat, RT serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian BBGRM di Kecamatan Tering.

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung yang telah mempercayakan Kecamatan Tering sebagai tuan rumah pencanangan BBGRM tingkat kabupaten tahun 2026.

“Terima kasih kepada panitia tingkat kecamatan dan kampung, khususnya Kampung Linggang Jelemuq, serta seluruh 15 kampung di Kecamatan Tering yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Tering juga menyampaikan sejumlah pembangunan yang telah dilaksanakan dan dimanfaatkan masyarakat pada 2025–2026.

Di antaranya pembangunan jalan Kampung Linggang Banjarrejo menuju Kampung Linggang Jelmu sepanjang kurang lebih tiga kilometer yang bersumber dari APBD Kabupaten Kutai Barat tahun 2025–2026.

Kemudian pembangunan jalan dari Kampung Linggang Jelemuq menuju Kampung Tering Baru sepanjang kurang lebih satu kilometer yang juga bersumber dari APBD Kutai Barat tahun 2025–2026.

Selain jalan, terdapat pembangunan Jembatan Titian Ulin di Kampung Linggang Tering Seberang yang telah dimanfaatkan masyarakat. Pemerintah juga membangun Rumah Layak Huni di Kampung Tering Lama, Tering Lama Ulu dan Tering Baru.

“Beberapa pembangunan ini sudah dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap ke depan pembangunan di Kecamatan Tering dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Camat Tering menegaskan, berbagai pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Tering.
“Semoga apa yang kita kerjakan hari ini bernilai ibadah dan membawa dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Kutai Barat, khususnya Kecamatan Tering,” pungkasnya.(KP36)

Komentar dinonaktifkan.