SENDAWAR, Prokopim- Produk kerajinan batik tulis Kelompok Aseng Ehau binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berhasil meraih Juara Harapan III Kategori Kain pada ajang Dekranasda Kaltim Award 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan sekaligus diserahkan dalam kegiatan Dekranasda Kaltim Award 2026, di Galeri UMKM Kaltim, Balikpapan.
Ketua Dekranasda Kubar Maria Christina Frederick Edwin melalui Sekretaris Dekranasda Christiana Dana Rika menyampaikan, tahun ini Kubar mengikutsertakan lima produk kerajinan. Seluruhnya masuk dalam kategori kain, khususnya batik tulis.
Capaian Kelompok Aseng Ehau tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan upaya perajin lokal dalam mengembangkan kerajinan daerah.
Ketua Dekranasda Kaltim Sarifah Suraidah Harum mengatakan, Dekranasda Kaltim berkomitmen melestarikan dan mengembangkan kerajinan daerah sebagai warisan budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.
Melalui Dekranasda Award 2026, pemerintah memberikan apresiasi kepada para perajin yang menunjukkan inovasi, kreativitas, dedikasi dan konsistensi dalam berkarya.
Mengusung tema “Kriya Lestari Benua Etam”, ajang ini diharapkan menjadi simbol kebanggaan sekaligus semangat bersama dalam mengembangkan industri kerajinan daerah.
Menurutnya, setiap karya tidak hanya harus mencerminkan keindahan dan kekayaan budaya Kaltim, tetapi juga memiliki nilai ekonomi, inovatif serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ia berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus berkarya, berinovasi, meningkatkan kualitas produk dan memberikan kontribusi bagi perkembangan industri kerajinan.
Sementara itu, Ketua Tim Dewan Juri Fitriansyah menyampaikan, Dekranasda Kaltim Award 2026 yang dikoordinasikan melalui Bidang Daya Saing telah menjadi wadah bagi para perajin untuk menampilkan karya terbaik.
Partisipasi tahun ini melibatkan 10 kabupaten/kota di Kaltim. Antusiasme perajin terlihat dari jumlah pendaftaran yang mencapai 133 produk dalam empat kategori. Rinciannya, kategori serat alam sebanyak 35 produk, kayu 33 produk, kain 44 produk, serta logam dan bahan lainnya sebanyak 21 produk.
Menurutnya, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan besarnya potensi kerajinan Kaltim. Berbagai produk yang dihasilkan merupakan cerminan keterampilan para perajin yang berpeluang membawa nama daerah ke tingkat nasional hingga internasional.
Kepala Bidang Industri sekaligus Ketua Panitia, E.M. Adhar Affan, mengatakan Gelar Kerajinan Kaltim dan Dekranasda Kaltim Award 2026 diselenggarakan sebagai wadah promosi dan apresiasi produk kerajinan daerah.
Adhar juga berharap Dekranasda Award dapat menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk kerajinan daerah. (KP6)

