SENDAWAR, Prokopim-Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat (Kubar) 2026 tidak hanya melahirkan para juara dari berbagai perlombaan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat upaya pelestarian budaya daerah.

Saat menutup kegiatan di Taman Budaya Sendawar, Kelurahan Barong Tongkok, Sabtu (6/6/2026), Bupati Kubar Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menampilkan kemampuan terbaiknya selama festival berlangsung.

“Bagi para pemenang, selamat atas dedikasi dan prestasi yang diraih. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena kontribusi seluruh peserta dalam menampilkan yang terbaik merupakan kemenangan sejati bagi kelestarian budaya Kubar,”kata Bupati.

Pada lomba kuliner tumpeng jajanan khas Kubar, Rezi berhasil meraih juara pertama dengan nilai 1.275. Posisi kedua ditempati SDN 002 Sangsang Kecamatan Siluq Ngurai dengan nilai 1.240, disusul KIP Group di peringkat ketiga dengan nilai 1.230.

Sementara TP PKK Melak berada di posisi keempat dengan nilai 1.220 dan Asyifa Ayuni di posisi kelima dengan nilai 1.210.

Adapun penilaian lomba kuliner mencakup aspek cita rasa, teknik memasak, penyajian, kebersihan, serta kreativitas dan inovasi yang ditampilkan peserta.

Sementara itu, pada lomba fashion busana adat berpasangan khas Kubar, pasangan Fredy Richard dan Githa meraih predikat terbaik pertama dengan nilai 998. Posisi terbaik kedua diraih Glory Rafael Paren dan Jesica Seskia dengan nilai 995, sedangkan terbaik ketiga diraih Anggun Fatricia dan Nabil Furqon dengan nilai 986.

Adapun peringkat terbaik keempat diraih Merry dan Nevil dengan nilai 985, sementara Michael Julio dan Marian Antonio Christina menempati posisi terbaik kelima dengan nilai 984.

Melalui penyelenggaraan festival tersebut, Pemkab berharap semangat masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah terus tumbuh, sehingga warisan budaya lokal tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.