KUTAI BARAT, PROKOPIM- Frederick Edwin juga secara khusus mengajak generasi muda Kutai Barat untuk tidak meninggalkan akar budaya di tengah perkembangan zaman.
Ia meminta pemuda-pemudi Tering Lama dan sekitarnya menjadi generasi penerus yang bangga mengenal, menjaga dan memperkenalkan budaya leluhur kepada masyarakat luas, hal ini dituturkan saat mengikuti Festival Hudoq Pekayang di Kampung Tering Lama Kecamatan Tering, Sabtu (17/10)Siang.
“Di era modernisasi ini, identitas budaya adalah jangkar yang menjaga kita agar tetap membumi dan memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Keramahan masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menyambut para tamu dan wisatawan yang datang menikmati kekayaan budaya Kutai Barat.
“Manis rasanya buah kuini, dipetik satu di tepi jalan. Mari lestarikan budaya Bahau ini, sebagai warisan sepanjang zaman,” pungkasnya.
Upacara Adat Hudoq Pekayang turut dihadiri anggota DPRD Kutai Barat, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, Camat Tering beserta unsur Forkopimcam, Petinggi Kampung Tering Lama dan BPK, Kepala Adat, Ketua Paguyuban Pekaat Huang Bahau (PHB), tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan perusahaan, serta masyarakat setempat.(KP36)

