KUTAI BARAT, PROKOPIM – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat, Maria Christina Mozes, menegaskan pentingnya sinergi, penguatan kelembagaan, serta optimalisasi peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan keluarga dan pelayanan masyarakat di Kutai Barat.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Bunda PAUD Kecamatan Bongan, Penyinggahan, dan Muara Lawa yang digelar di Gedung Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kamis (21/5/2026).
Mengawali sambutannya, Maria Christina Mozes mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena dapat berkumpul dan bersilaturahmi dalam suasana penuh kebersamaan.
Ia menyebut pelantikan dan pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran TP PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.
“Keberadaan tiga organisasi ini merupakan bentuk dedikasi peran perempuan dalam lingkup keluarga dan sosial kemasyarakatan. Ketiganya tumbuh dan berkembang dari masyarakat serta mendorong budaya partisipatif masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.
Maria Christina menuturkan bahwa PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Bunda PAUD memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, berdaya, dan berkualitas.
Menurutnya, para ketua yang dilantik tidak hanya berperan sebagai pendamping suami dan ibu rumah tangga, tetapi juga menjadi unsur pimpinan yang menahkodai arah pembangunan keluarga dan sosial masyarakat di wilayah masing-masing.
Kepada seluruh ketua yang baru dilantik, ia menyampaikan ucapan selamat bertugas sekaligus mengingatkan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah dan kehormatan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia meminta para ketua memahami tugas pokok dan fungsi organisasi dengan baik, aktif belajar, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Selain itu, implementasi 10 Program Pokok PKK diminta dilakukan secara optimal melalui penguatan kelembagaan, administrasi, dan penajaman program di setiap kelompok kerja.
“Jangan malu bertanya dan terus belajar. Ketua organisasi harus mampu menjadi contoh yang baik dan aktif membangun komunikasi serta koordinasi agar setiap permasalahan dapat segera diselesaikan,” tegasnya.
Maria Christina juga menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan yang intensif dari tingkat kecamatan hingga kampung dan kelurahan. Ia meminta para ketua tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar aktif turun ke lapangan untuk menjalankan tugas organisasi.
Secara khusus kepada Kecamatan Bongan, ia berharap agar segera melakukan percepatan langkah dan aktif menjalankan program organisasi.
Dalam sambutannya, ia juga menyinggung persoalan keterbatasan dana operasional yang masih menjadi tantangan bagi organisasi kemasyarakatan. Karena itu, ia berharap dukungan penuh dari para camat selaku dewan pembina melalui pengalokasian anggaran yang memadai untuk mendukung gerak organisasi.
“Kami menyadari sebagai lembaga sosial kemasyarakatan memiliki banyak keterbatasan, sehingga membutuhkan kemitraan, kerja sama, dan dukungan dari seluruh pihak,” katanya.
Di akhir sambutannya, Maria Christina menyampaikan apresiasi kepada Frederick Edwin atas dukungan dan pembinaan yang diberikan kepada TP PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, panitia pelaksana, serta pihak sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.(KP36)

