DENPASAR, Prokopim-Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Gibran Rakabuming menekankan pentingnya regenerasi perajin muda dan inovasi produk untuk menjaga kelestarian kerajinan Nusantara, termasuk kain tenun, sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perkembangan zaman.
Menurut Selvi, Indonesia memiliki kekayaan produk kerajinan yang beragam. Karena itu, peran Dekranas dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sangat penting dalam meningkatkan kualitas produk, mendorong inovasi, serta menjaga keberlanjutan usaha para perajin.
Hal tersebut disampaikan Selvi saat menutup Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah Tahun 2026 di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Kota Denpasar, Bali.
Selvi juga menekankan pentingnya sinergi antara Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Penyelenggaraan kegiatan bersama tiga lembaga tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat koordinasi, terutama di tengah tantangan efisiensi anggaran pemerintah.
Selain menjadi forum konsolidasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan. Evaluasi diperlukan guna memastikan setiap program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Forum ini juga diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi masing-masing lembaga serta merumuskan solusi dan langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program ke depan.
Melalui penguatan koordinasi dan tata kelola kelembagaan, sinergi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu diharapkan semakin optimal dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta menjaga keberlanjutan potensi kerajinan dan ekonomi kreatif daerah.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kutai Barat (Kubar) Maria Christina Frederick Edwin melalui Sekretaris I Manise Yohana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan tata kelola kelembagaan, khususnya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kerajinan daerah.
Menurutnya, arahan Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya lokal melalui pembinaan perajin, pengembangan kreativitas, serta pelibatan generasi muda agar kerajinan tradisional tetap lestari dan mampu mengikuti perkembangan pasar.
Ia berharap, hasil pertemuan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan diterapkan dalam program Dekranasda Kubar, terutama untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan lokal, memperkuat kapasitas perajin, serta memperluas peluang pemasaran produk unggulan daerah.
Dengan demikian, kerajinan khas Kubar diharapkan semakin berkembang, memiliki daya saing, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. (KP6)

