KUTAI BARAT, PROKOPIM – Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani mendatangi Kantor PLN ULP Melak dan pengecekan Mesin di Mentiwan untuk meminta penjelasan terkait pemadaman listrik yang belakangan dikeluhkan masyarakat, pada Kamis (23/10/2026) pagi.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Nanang diterima langsung Manager PLN ULP Melak Agung Putra Raharjo. Turut mendampingi Camat Melak Asrin Surianto, Plt Asisten III Mobilala, perwakilan Bagian SDA Pemkab Kutai Barat Yonalia, serta Sekretaris Kelurahan Melak Ulu Suparman.
Wabup Nanang mengatakan, kedatangan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya menggali secara langsung penyebab terjadinya pemadaman listrik yang cukup sering dirasakan masyarakat.
“Pemerintah ingin tahu juga kenapa ada pemadaman yang sekarang dikeluhkan oleh masyarakat. Jadi kita ingin mencari tahu akar persoalannya di mana,” ujar Nanang.
Dari hasil diskusi dengan pihak PLN, lanjutnya, terdapat sejumlah faktor teknis yang menyebabkan pemadaman secara bergiliran maupun gangguan pada jaringan listrik. Pihak PLN juga menyampaikan bahwa berbagai langkah penanganan sedang dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi kelistrikan.
“Alhamdulillah, menurut penjelasan dari PLN, ini sedang diupayakan secepat mungkin supaya bisa pulih kembali seperti biasa, sehingga keluhan-keluhan masyarakat bisa berkurang,” katanya.
Nanang menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan PLN. Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga persoalan kelistrikan perlu mendapat perhatian bersama.
“Kita sudah mendapat sebagian jawaban mengenai persoalan yang ada di PLN. Secara rinci dan teknis tentu pihak PLN yang lebih mengetahui. Yang jelas, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan dan melakukan koordinasi,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya PLN dalam menangani gangguan kelistrikan, termasuk mendatangkan mesin dan sejumlah perangkat pendukung untuk memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Kutai Barat.
“Kita juga memaklumi bahwa ada kendala yang dihadapi. Tetapi kita tidak membiarkan kondisi ini berlalu begitu saja. Upaya-upaya dari PLN sudah ada, termasuk informasi mengenai penambahan mesin. Kita berharap sebentar lagi kondisinya bisa membaik,” ujarnya.
Nanang mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses penanganan berlangsung. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus melakukan koordinasi agar pelayanan listrik kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Kondisi seperti ini tentu tidak dikehendaki, baik oleh masyarakat maupun pemerintah. Tetapi yakinlah bahwa PLN terus bekerja untuk memulihkan kondisi kelistrikan di Kutai Barat,” katanya.(KP36)

