SENDAWAR, Prokopim-Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) Nanang Adriani mengajak generasi muda untuk berani menjadi pelaku usaha dan pencipta lapangan kerja, bukan hanya menjadi penonton di tengah perkembangan ekonomi dan pesatnya perubahan zaman.

Saya berharap dari seminar ini akan lahir wirausahawan-wirausahawan muda yang mampu membawa kemajuan bagi daerah,”ujar Wabup, saat membuka Seminar Wirausaha Muda di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, generasi muda tidak boleh hanya bergantung pada peluang menjadi pegawai atau bekerja di perusahaan. Paradigma tersebut perlu diubah agar anak-anak muda Kubar mampu bertransformasi menjadi pencipta lapangan kerja melalui jalur kewirausahaan.

“Jadilah pelaku usaha, bukan sekadar penonton. Jadilah manajer bagi usaha yang dibangun sendiri. Kita tidak boleh terus bergantung pada sektor tertentu. Potensi lokal yang kita miliki harus mampu dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat Kubar sendiri,”tegasnya.

Wabup menjelaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi lokal melalui penguatan ekosistem kewirausahaan. Menurutnya, wirausaha tidak hanya berbicara tentang keuntungan, tetapi juga mengenai kemandirian, kreativitas, inovasi, dan keberanian menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa kesuksesan dalam berwirausaha tidak diraih secara instan. Dibutuhkan proses panjang, ketekunan, kerja keras, kesabaran, serta doa sebagai fondasi utama dalam menjalankan usaha.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan usaha. Saat ini, pemasaran produk tidak lagi terbatas pada toko fisik, tetapi dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital.

“Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah sekolah terbaik bagi seorang pengusaha. Manfaatkan teknologi untuk memperluas pasar dan terus belajar agar mampu bersaing,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kubar Gamas Lade mengatakan generasi muda harus memiliki kepedulian terhadap perubahan zaman dan perkembangan teknologi. Menurutnya, menjadi pengusaha memiliki peluang besar karena tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Generasi muda harus aktif, kreatif, inovatif, konstruktif, dan konsisten. Jangan takut memulai dari langkah kecil, karena langkah kecil yang dilakukan secara terus-menerus akan berkembang menjadi sesuatu yang besar,”katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam dunia usaha. Menurutnya, keberhasilan akan lebih mudah dicapai melalui kerja sama dengan berbagai pihak, baik sesama pelaku usaha, komunitas, maupun pemerintah.

Kabid Layanan Kepemudaan Dispora Kubar Mikael Dodik menjelaskan seminar ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai kewirausahaan, membangun komitmen peserta dalam mengikuti proses pembelajaran, serta memperkuat sinergi para pemangku kepentingan dalam pengembangan kewirausahaan pemuda.

Kegiatan tersebut diikuti 200 peserta yang berasal dari KNPI, Gerakan Pramuka, Karang Taruna, dan pelajar berusia 16-30 tahun dari Kecamatan Linggang Bigung, Barong Tongkok, Melak, dan Sekolaq Darat.

Ketua KNPI Kubar Ferlita Ananda mengapresiasi dukungan Pemkab Kubar melalui Dispora yang telah menghadirkan ruang produktif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas. Ia juga mengajak pemuda memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan media sosial untuk menggali serta mempromosikan potensi lokal yang dimiliki Kubar.

“KNPI siap menjadi ruang diskusi bagi para pemuda untuk menyampaikan ide, gagasan, dan aspirasi. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, kita dapat bersama-sama membangun masa depan generasi muda Kutai Barat yang lebih baik,”pungkasnya. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.