SENDAWAR, Prokopim-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) bersama Brigif Teritorial Pembangunan (TP) 85/Benuo Taka Cakti (Brigif TP 85/BTC) dan Kodim 0912/Kubar menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait rencana Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin ke wilayah Kabupaten Kubar, Provinsi Kaltim, yang rencana dijadwalkan pada 13 Januari 2026 mendatang.
Rakor dilaksanakan di Ruang Rapat Koordinasi Lantai 3, Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Jumat (9/1/2026). Rapat dihadiri Komandan Brigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki secara virtual, Asisten 2 Sekkab Kubar Ali Sadikin, Plt Asisten 3 Kamius Junaidi, kepala OPD terkait dan pejabat di lingkungan Pemkab Kubar serta unsur Forkopimda.
Kunjungan kerja Menhan RI ke Kubar di antaranya bertujuan untuk meninjau Markas Brigif TP 85/BTC serta melihat langsung pelaksanaan program Borneo Integrated Farming Area (BIFA) yang dikelola oleh Brigif TP 85/BTC sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Bupati Kubar Frederick Edwin menyampaikan bahwa Pemkab siap dan sepakat mendukung penuh program ketahanan pangan tersebut. Ia menyebutkan bahwa Menhan RI dijadwalkan meninjau langsung batalyon di Camp Baru, Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang.
“Saya sangat tersanjung dan bangga, sekaligus merasa terhormat atas rencana kedatangan Bapak Menhan ke Kubar. Ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami,”ujar Bupati secara virtual.
Bupati juga mengingatkan bahwa kondisi geopolitik internasional saat ini tidak dalam keadaan stabil. Oleh karena itu, ketahanan pangan menjadi faktor strategis bagi keberlangsungan suatu negara, sebagaimana ditekankan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Pengalaman pandemi Covid-19 tahun 2019 menjadi pelajaran berharga. Saat banyak negara mengalami kesulitan pangan, Indonesia bersyukur mampu swasembada beras. Hal ini menjadi salah satu faktor penting terwujudnya ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh OPD terkait dapat bersinergi sesuai dengan tugas dan kewenangannya dalam mendukung program ketahanan pangan di Kubar, termasuk pengelolaan lahan seluas kurang lebih 1.400 hektare.“Saya berharap seluruh OPD mengerahkan sumber daya yang dimiliki serta terus meningkatkan intensitas komunikasi dan koordinasi agar program ini berjalan optimal dan memberikan hasil maksimal,” tegas Bupati.
Sementara itu, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kubar beserta jajaran atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut.
“Forum ini sangat penting karena sejumlah poin krusial telah dibahas. Intinya, rapat ini bertujuan agar pada saat kunjungan Bapak Menteri Pertahanan nanti seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” ujarnya. (KP6)

