SENDAWAR, Prokopim-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) merealisasikan 53 kegiatan pembangunan di Kecamatan Mook Manaar Bulatn (MMB) sepanjang Tahun Anggaran 2025 lalu, dengan total anggaran sebesar Rp55.235.934.320.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Kubar, Frederick Edwin bersama Wabup Nanang Adriani, dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kecamatan dan kampung, termasuk daerah pedalaman.
Berdasarkan data yang dirangkum dari Bappedalitbang Kubar, alokasi anggaran terbesar diarahkan pada pembangunan sarana dan prasarana umum sebesar Rp40,75 miliar. Disusul Pembangunan sarana dan prasarana sekolah dengan nilai Rp12,26 miliar.
Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk sarana dan prasarana jalan tani dan perikanan sebesar Rp1,02 miliar, rehabilitasi berat Pustu Muara Jawaq dan Pustu Linggang Marimun sebesar Rp1,1 miliar, serta dukungan Festival Danau Kelumpang Rp250 juta.
Wabup Nanang Adriani menyampaikan bahwa realisasi Pembangunan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemkab dalam memastikan hasil Pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Pernyataan itu disampaikan Wabup, saat Safari Ramadan Pemerintah dan DPRD Kubar yang keenam, di Masjid Baitul Munawarah, Kampung Muara Jawaq, Rabu (4/3/2026). Ini merupakan bentuk komitmen Pemkab dalam memastikan Pembangunan dirasakan hingga ke wilayah pedalaman,”ujarnya.
Realisasi tersebut mencakup peningkatan infrastruktur dasar, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, penguatan sektor pertanian dan perikanan, hingga pengembangan potensi wisata daerah.
Sementara itu, Camat Mook Manaar Bulatn, Pit Anugerah Arruan Pasilong, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Kubar, khususnya kepada Bapak Bupati Frederick Edwin dan Bapak Wabup Nanang Adriani, atas perhatian dan dukungan anggaran pembangunan di wilayahnya.
Ia berharap pembangunan di sektor infrastruktur jalan, pertanian, perikanan, pendidikan, dan Kesehatan serta pengembangan potensi wisata daerah dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat MMB. (KP6)

