SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) terus mendorong tertib pengelolaan arsip di seluruh perangkat daerah. Upaya ini dinilai penting untuk menunjang kinerja pemerintahan yang lebih efektif, transparan dan akuntabel.

Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin menegaskan, arsip bukan sekadar tumpukan dokumen. Lebih dari itu, arsip menjadi bagian penting dalam mendukung proses kerja pemerintahan.

“Arsip adalah bukti akuntabilitas, memori organisasi, sekaligus sumber informasi dalam pengambilan keputusan,”ujar Bupati melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten 2 Ali Sadikin, saat membuka Sosialisasi Penciptaan dan Penggunaan Arsip Dinamis serta Penyusutan Arsip, di Ruang Rapat Besar Lantai 2, Kantor Bappedalitbang Kubar, Rabu (22/4/2026).

Menurut Bupati, pengelolaan arsip harus dilakukan secara tertib dan sistematis sesuai aturan yang berlaku. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta Peraturan Kepala ANRI Nomor 37 Tahun 2016.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga dibekali pemahaman mengenai jenis arsip, yakni arsip dinamis dan arsip statis. Arsip dinamis sendiri terbagi menjadi arsip aktif dan inaktif yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Selain itu, dibahas pula pentingnya penyusutan arsip melalui pemindahan arsip inaktif, penyerahan arsip statis, hingga pemusnahan arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna.

Bupati menilai, pengelolaan arsip yang baik akan berdampak langsung pada kemudahan pencarian data, meminimalkan risiko kehilangan dokumen,serta memastikan arsip tetap autentik dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau arsip tertata dengan baik, kerja juga jadi lebih cepat dan efisien,”tambahnya.

Bupati juga menekankan pentingnya penyusutan arsip secara rutin agar tidak terjadi penumpukan yang dapat membebani ruang penyimpanan.

Pemkab Kubar berharap melalui kegiatan ini, kesadaran aparatur terhadap pentingnya pengelolaan arsip semakin meningkat, sehingga mampu mendorong kualitas pelayanan publik yang lebih baik kedepan. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.