SENDAWAR, Prokopim – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar upacara bendera dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, yang dilaksanakan di Alun-alun Itho, komplek perkantoran, Kecamatan Barong Tongkok, yang dipimpin langsung Bupati Kubar, Frederick Edwin, Senin (4/5) pagi.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat yang diikuti unsur Forkopimda, TNI/Polri, Jajaran Organisasi Perangkat Daerah ( OPD), ASN, tenaga pendidik,serta pelajar dari berbagai jenjang.
Bupati Kutai Barat (Kubar ) Frederick Edwin menegaskan bahwa, peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan. Tapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif, merata, dan berdaya saing.
“Pendidikan adalah kunci mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi antarlevel pemerintahan. Mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota harus saling mendukung dalam pelaksanaan pembangunan, baik infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, khususnya menuju Kubar yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.
Tak hanya itu, Bupati juga memberikan penegasan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar meningkatkan produktivitas kerja. ASN diminta tidak mencari kambing hitam ketika menghadapi persoalan, melainkan harus lebih tanggap, responsif, dan inovatif dalam menyelesaikan masalah.
“Setiap persoalan harus disikapi dengan solusi. ASN dituntut bekerja profesional dan adaptif,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia, sebagaimana nilai yang diajarkan Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh.
Selain itu, pemerintah pusat juga mendorong transformasi pendidikan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang didukung lima kebijakan strategis. Di antaranya revitalisasi dan digitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi guru, penguatan karakter peserta didik, penguatan literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan inklusif.
Peringatan Hardiknas 2026 di Kutai Barat diharapkan menjadi penguat semangat seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi memajukan dunia pendidikan.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak kita untuk terus memperkuat kerja sama dalam memajukan pendidikan bermutu, pola pikir yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus, demi Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya.(KP17).

