SENDAWAR, Prokopim – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) menggelar kegiatan Pengukuhan Bunda Literasi tingkat kecamatan se- Kubar sebagai upaya memperkuat budaya baca dan literasi di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir, PJ. Sekretaris daerah Kamius Junaidi, Bunda Literasi Kubar Ny. Maria Christina Mozes,
Kepala Bidang Pengembangan, Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Ibu Hana Iriana, Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi
Kalimantan Timur Ibu Insinyur Lisa Hasliana, serta Kepala Dinas Arsip dan Perpusatakaan Kubar.
Bupati Kubar Frederick Edwin, menyampaikan bahwa peran Bunda Literasi sangat strategis sebagai penggerak utama dalam meningkatkan minat baca dan kualitas sumber daya manusia, khususnya di tingkat kecamatan. Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, wawasan, dan keterampilan menghadapi tantangan masa depan.
“Bunda Literasi diharapkan menjadi role model bagi keluarga dan masyarakat, serta mampu menggerakkan berbagai elemen untuk menciptakan generasi yang cerdas dan kreatif,” kata Bupati, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Rabu (29/4/2016).
Lanjutnya, Pemda berkomitmen, mendukung penguatan literasi melalui penyediaan fasilitas pendukung seperti layanan perpustakaan serta mendorong peningkatan Indeks Gemar Membaca di setiap kecamatan. Ia juga mengajak seluruh Bunda Literasi untuk mengubah paradigma membaca dari sekadar kewajiban menjadi kegemaran di masyarakat.
Selain itu, sinergi antara Dinas Arsip dan Perpustakaan, PKK, serta berbagai pihak terkait dinilai penting dalam mengintegrasikan program literasi hingga ke tingkat keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kutai Barat, serta para Bunda Literasi Kabupaten dan Kecamatan.
Dengan pengukuhan ini, diharapkan gerakan literasi di Kubar semakin merata dan mampu menciptakan masyarakat yang inklusif, berdaya saing, serta berkontribusi dalam mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata,(KP17).

