KUTAI BARAT, PROKOPIM – Kabar baik datang bagi masyarakat Kampung Muyub Aket, Kecamatan Tering. Kampung yang selama ini menjadi satu-satunya kampung di Kecamatan Tering yang belum menikmati aliran listrik, ditargetkan segera mendapatkan akses listrik pada tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Camat Tering Yosef Ngau saat menyampaikan laporan dalam pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kutai Barat di Kampung Linggang Jelemuq, Kecamatan Tering.

Yosef mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Kutai Barat, pembangunan jaringan listrik menuju Kampung Muyub Aket telah masuk dalam program tahun ini.
“Pada kesempatan yang baik ini, kami laporkan kepada Bapak Wakil Bupati bahwa tahun ini Kampung Muyub Aket rencananya teraliri listrik,” ujar Yosef.

Ia menyebut, rencana tersebut menjadi kabar yang sangat dinantikan masyarakat. Jaringan listrik tersebut direncanakan menuju Muyub Aket melalui jalur Linggang Batu.
“Puji Tuhan, Muyub Aket masuk tahun ini,” katanya.

Menurut Yosef, terealisasinya jaringan listrik tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap energi, tetapi juga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, komunikasi serta pelayanan masyarakat di kampung.
Camat Tering menegaskan, masuknya jaringan listrik ke Muyub Aket menjadi bagian penting dari upaya pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan Tering.

Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan pihak terkait terus diperkuat agar pembangunan jaringan listrik dari Linggang Batu menuju Muyub Aket dapat segera direalisasikan.

“Ini menjadi harapan besar bagi masyarakat karena selama ini Muyub Aket merupakan satu-satunya kampung di Kecamatan Tering yang belum teraliri listrik,” jelasnya.

Dengan masuknya program elektrifikasi tersebut, masyarakat Muyub Aket diharapkan segera menikmati layanan listrik sekaligus memperoleh peluang yang lebih besar untuk meningkatkan aktivitas sosial dan perekonomian kampung.(KP36)

Komentar dinonaktifkan.