KUTAI BARAT, PROKOPIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Wabup H.Nanang Adriani memberikan secara simbolis sejumlah penghargaan kepada kampung, petugas, dan kader masyarakat yang dinilai aktif berpartisipasi serta menunjukkan prestasi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kutai Barat di Kecamatan Tering, Senin (26/10/2026).
Penghargaan pertama diberikan kepada para petinggi kampung dan Kepala Adat Besar Kecamatan Tering atas partisipasi aktif, dedikasi, kepedulian dalam pelayanan masyarakat serta kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kecamatan Tering.
Sebanyak 16 penerima penghargaan tersebut yakni Petinggi Tering Baru, Tering Lama, Linggang Tering Seberang, Tukul, Linggang Kelubaq, Linggang Purworejo, Linggang Jelemuq, Kelian Dalam, Linggang Muara Mujan, Muyub Ulu, Linggang Muyub Ilir, Muyub Aket, Gabung Baru, Linggang Banjarejo, Tering Lama Ulu, serta Kepala Adat Besar Kecamatan Tering.
Penghargaan juga diberikan kepada Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Tering atas dedikasi, partisipasi aktif dan kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Dalam bidang kebersihan, Kampung Linggang Tering Seberang mendapat penghargaan atas prestasi dan partisipasinya dalam Lomba Kampung Bersih Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026.
Sementara itu, Kampung Linggang Muara Mujan menerima penghargaan sebagai Juara II Lomba Kampung dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan keberhasilan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Prestasi lainnya diraih Posyandu Belawing Tisan Kampung Tukul yang berhasil meraih Juara I Lomba Posyandu Berprestasi dan Administrasi Terbaik Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap dedikasi, inovasi dan komitmen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mewujudkan administrasi Posyandu yang tertib, lengkap dan berkualitas.
Melalui pemberian penghargaan ini, Pemkab Kutai Barat mendorong agar semangat gotong royong tidak berhenti pada kegiatan BBGRM, tetapi terus menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat dan menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah.
Gotong royong diharapkan terus tumbuh melalui keterlibatan masyarakat dalam berbagai bidang, mulai dari kemasyarakatan, sosial budaya, ekonomi, keagamaan, kesehatan hingga pelestarian lingkungan.(KP36)

