SENDAWAR – Prokopim, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif, Salah satunya melalui kegiatan Youth Camp GKKA Indonesia Kutai Barat yang secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Nopandel, mewakili Bupati Kutai Barat.
Kegiatan yang diikuti puluhan pemuda dari berbagai jemaat GKKA Indonesia di Kutai Barat tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan sukacita, yang dilaksanakan di GKKA-I Damai, kecamatan Damai, Rabu (24/6/2026).
Youth Camp ini menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk memperkuat iman, membangun karakter, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan pembangunan daerah.
Dalam sambutan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, yang disampaikan oleh Asisten 1 Nopandel, Bahwa generasi muda merupakan aset terbesar yang dimiliki daerah dan bangsa. Oleh karena itu, pembinaan karakter dan spiritualitas menjadi hal yang sangat penting di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
“Generasi muda adalah harapan masa depan Kabupaten Kutai Barat. Di era digital saat ini, arus informasi bergerak sangat cepat dan membawa berbagai pengaruh. Oleh Karena itu, generasi muda harus memiliki iman yang kuat, karakter yang baik, dan kemampuan menyaring setiap informasi yang diterima,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan Youth Camp, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru, tetapi juga mengalami pertumbuhan iman, moral, dan spiritualitas yang semakin baik.
Nopandel juga menitipkan sejumlah pesan kepada seluruh peserta. Ia meminta agar kegiatan tersebut dijadikan sebagai sarana pembentukan karakter dengan menyerap setiap materi yang diberikan serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, peserta juga diajak untuk mempererat kebersamaan dan toleransi dengan membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling mendukung, serta memperkuat rasa persaudaraan antarsesama.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk mengasah potensi diri. Jadilah generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berani mengambil peran dalam pembangunan daerah,” katanya.
Tak lupa, ia mengingatkan para peserta agar menjauhi berbagai pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan yang tidak sehat, serta penyebaran informasi bohong atau hoaks yang dapat memecah belah persatuan.
Kepada panitia, pembicara, dan para pendamping, Nopandel menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar serta tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, Ia juga sampaikan bahwa Pemkab Kubar akan terus mendukung berbagai kegiatan kepemudaan yang memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter generasi muda.
“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini akan lahir generasi muda yang beriman, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu menjadi pelopor pembangunan di Kabupaten Kutai Barat,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Nopandel mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, ia kemudian secara resmi membuka kegiatan Youth Camp GKKA Indonesia Kutai Barat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda Kubar yang tangguh, berkarakter, serta memiliki iman yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan, “Tutupnya,(KP17).

