SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui percepatan digitalisasi dan penguatan pelayanan hingga ke wilayah kampung serta pelosok.
Komitmen itu disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setkab Kubar Nopandel saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Pelayanan Adminduk, di Ruang Rapat I Lantai II Kantor Bappedalitbang Kubar, Senin (10/8/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disdukcapil Kubar Petrus, Sekretaris Disdukcapil Ayanlia, Ketua Pengadilan Agama Sendawar Erik Aswandi, jajaran perangkat daerah, serta para peserta forum.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pelayanan administrasi kependudukan merupakan fondasi seluruh pelayanan publik. Dokumen kependudukan yang akurat menjadi syarat utama masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial hingga layanan perbankan.
“Forum ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan, kritik, dan evaluasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan adminduk sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya,”ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya percepatan pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) agar pelayanan semakin mudah diakses seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil. Menurutnya, digitalisasi harus menjadi solusi yang mempermudah pelayanan, bukan menjadi hambatan baru.
Melalui tema Membangun Ekosistem dalam Pelayanan Adminduk Menuju Pelayanan yang CERMAT (Cepat, Efektif, Ramah, Mudah, Akurat, dan Tuntas), seluruh masukan peserta forum diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan standar pelayanan yang adaptif, cepat, tepat, dan bebas pungutan liar.
Selain itu, Bupati meminta Disdukcapil terus memperkuat inovasi pelayanan jemput bola bagi masyarakat rentan administrasi kependudukan, seperti lansia, penyandang disabilitas, serta warga di wilayah pelosok dan perbatasan. Sinergi dengan instansi vertikal, pemerintah kecamatan dan pemerintah kampung juga perlu ditingkatkan agar pemanfaatan data kependudukan semakin optimal dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui forum tersebut, Pemkab berharap pelayanan administrasi kependudukan terus mengalami perbaikan sehingga mampu memberikan layanan yang cepat, efektif, ramah, mudah, akurat dan tuntas bagi masyarakat. (KP6)

