SENDAWAR, Prokopim-Keluhan terkait kondisi infrastruktur jalan mencuat dalam kegiatan Operasi Katarak Gratis Kutai Barat (Kubar) 2026. Salah satu pasien, Yadi, warga Kecamatan Long Iram, menyampaikan aspirasinya usai menjalani operasi.

Yadi mengaku sempat berdebat dengan petugas pendamping saat hendak pulang ke Kampung Muara Leban, dirinya sempat berdebat dengan petugas pendamping. Ia menyebut akses jalan menuju kampungnya rusak dan berlubang, sehingga dinilai membahayakan, terutama bagi pasien yang baru selesai menjalani tindakan medis.

“Ini kami titip aspirasi kepada Pak Bupati, agar jalan yang rusak tersebut bisa segera diperbaiki. Supaya kami yang sakit maupun masyarakat yang sehat bisa sama-sama menikmati Pembangunan, terutama akses jalan tersebut,”ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, mengakui bahwa kondisi jalan di wilayah Kubar masih belum sepenuhnya optimal. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa pemerintah provinsi dan pusat telah melakukan sejumlah perbaikan, dan Pemkab Kubar juga terus berupaya mengambil peran.

“Pemkab sedang berusaha mendapatkan izin untuk dapat menangani perbaikan jalan provinsi maupun jalan nasional menggunakan anggaran APBD,”jelas Bupati, dalam seremoni Operasi Katarak Kubar 2026, di Aula RSUD Harapan Insan Sendawar, Kecamatan Sekolaq Darat, Sabtu (25/4/2026).

Pemerintah berharap proses perizinan dapat berjalan lancar sehingga perbaikan infrastruktur jalan bisa segera direalisasikan dan masyarakat dapat menikmati akses yang lebih layak,”terangnya. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.