SENDAWAR, Prokopim-Pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut dipicu kendala operasional pada Sistem Melak akibat pemeliharaan dan gangguan sejumlah unit pembangkit.
Manager ULP PLN Melak Agung Putra Raharjo mengatakan, dalam kondisi tertentu PLN harus melakukan pengaturan operasional untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
“PLN terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keandalan pasokan, di antaranya optimalisasi pembangkit yang tersedia, percepatan pemeliharaan dan pemulihan unit yang mengalami gangguan, serta penguatan dan pemeliharaan jaringan distribusi,”ujar Agung, Sabtu (26/9/2026).
Sebagai langkah penguatan sistem, PLN juga tengah mempercepat penambahan kapasitas pembangkit sebesar 5 megawatt (MW) untuk Sistem Melak.
Saat ini, proses tersebut memasuki tahap persiapan mesin, sarana evakuasi daya, kesiapan lokasi, serta rencana mobilisasi dan instalasi mesin menuju Melak.
Penambahan kapasitas 5 MW diharapkan meningkatkan daya mampu sekaligus cadangan daya Sistem Melak. Dengan demikian, keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Kabupaten Kubar dapat semakin meningkat.
PLN juga terus berkoordinasi dengan Pemkab Kubar serta stakeholder terkait agar seluruh tahapan penguatan sistem kelistrikan dapat berjalan aman dan lancar.
“PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat dan memohon dukungan selama proses penguatan sistem kelistrikan berlangsung,”kata Agung. (KP6)

