SENDAWAR, Prokopim – Usia 176 tahun bukan sekadar angka bagi Kampung Geleo Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar). Momentum tersebut menjadi penanda panjangnya perjalanan sejarah sekaligus pengingat agar adat, gotong royong dan kebersamaan tetap menjadi fondasi pembangunan kampung.

Pesan itu mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Geleo Asa ke-176 yang digelar di Kampung Geleo Asa, Jum’at, (25/9).

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan, perjalanan panjang Geleo Asa harus menjadi energi untuk terus bergerak maju tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

“Usia yang sangat matang ini merupakan sebuah kesempatan emas bagi seluruh lapisan masyarakat untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang sejarah kampung ini,” kata Frederick Edwin saat itu.

Menurutnya, kebersamaan, gotong royong dan keharmonisan masyarakat merupakan modal penting dalam mengawal pembangunan di tingkat kampung. Nilai-nilai tersebut perlu terus dirawat agar menjadi kekuatan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Frederick juga mengajak seluruh masyarakat Geleo Asa menjadikan peringatan HUT ke-176 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus melestarikan adat dan budaya yang telah menjadi bagian dari identitas kampung.

“Melalui momentum syukuran ke-176 tahun ini, saya mengajak Petinggi beserta seluruh elemen masyarakat Kampung Geleo Asa untuk terus meningkatkan kinerja, berinovasi dalam mengelola potensi kampung, serta bahu-membahu membangun Kampung agar semakin maju, mandiri dan sejahtera,” tegasnya.

Frederick menyampaikan, Pembangunan Tak Cukup Hanya dari Pemerintah saja namun Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan terus berkomitmen mendorong pembangunan yang merata hingga ke tingkat kampung.

Sinergi antara pemerintah kampung dan masyarakat menjadi kunci agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi warga.

Karena itu, pemerintah kampung didorong semakin aktif menggali potensi lokal, memperkuat inovasi dan menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Keberhasilan pembangunan tentu memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah kampung dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat,” ujarnya.

Peringatan HUT Kampung Geleo Asa ke-176 pun tidak hanya menjadi agenda seremonial. Perayaan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pembangunan kampung.

Kegiatan HUT tersebut diwarnai dengan seremonial penyambutan,ritual adat (Belian) pemotongan kerbau

Kegiatan tersebut turut dihadiri ,Sekretaris Daerah Kubar, kepala Dinas pariwisata kepala perangkat daerah, pesedium dewan Adat Kubar, Camat Barong Tongkok beserta jajaran, Petinggi dan Ketua TP-PKK Kampung Geleo Asa beserta aparatur pemerintah kampung, Ketua BPK, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Karang Taruna, panitia penyelenggara serta seluruh masyarakat Kampung Geleo Asa.

Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-176 kepada seluruh masyarakat Kampung Geleo Asa.
“Semoga seluruh warganya senantiasa diberikan kesehatan, kedamaian dan berkat yang berlimpah dari Tuhan Yang Maha Kuasa,”tutup Bupati.(KP17)

Komentar dinonaktifkan.