KUTAI BARAT, PROKOPIM – Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, secara resmi membuka Festival Ramadhan 1447 H di Simpang Tiga Tambak Malang Melak, Kecamatan Melak, Kamis (26/2) sore.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati yang didampingi istri sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kutai Barat, Maria Christina Mozes, Plt Asisten III Kamius Junaidi, Plt Kepala Dinas Pariwisata FX Sumardi, Plt Kepala Disnaker Welsi, Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, serta sejumlah perwakilan Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan harapannya agar Festival Ramadhan ini mampu meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang Al-Qur’an, menumbuhkan motivasi keagamaan untuk meraih prestasi, serta menjadi wadah mencetak generasi Qur’ani yang membanggakan orang tua, sekolah, masyarakat, dan daerah.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak kita mengenai Al-Qur’an, menumbuhkan motivasi keagamaan demi meraih prestasi dan harapan, serta menjadi wadah dalam mencetak generasi Qur’ani,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat karakter generasi muda. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama sekolah dan masyarakat menyelenggarakan Festival Ramadhan sebagai bentuk komitmen dalam membina mental dan spiritual anak sejak dini.

Bupati juga menyampaikan tiga harapan penting. Pertama, kegiatan ini harus menjadi sarana pembinaan karakter serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak semata berorientasi pada kemenangan, tetapi menjadikan setiap proses sebagai pembelajaran berharga.

Kedua, ia mengajak seluruh sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk terus bersinergi membimbing anak-anak agar memiliki motivasi keagamaan yang kuat dan mampu meraih prestasi membanggakan.

Ketiga, kepada para peserta lomba agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama peserta, serta menunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh semangat dan percaya diri.

Lebih lanjut, Bupati berharap Festival Ramadhan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar memberi manfaat jangka panjang dalam membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, toleran, dan siap menjadi penerus pembangunan di Kutai Barat.

“Kiranya setiap ikhtiar dan kebersamaan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mencetak generasi Qur’ani dapat menjadi langkah nyata demi terwujudnya Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata dan beradat, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Melak, Asrin Surianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Ramadhan Bergema Mengukir Prestasi, Mencetak Generasi Qur’ani”. Tema tersebut menjadi wujud nyata semangat bersama dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai agama. (KP36)

Komentar dinonaktifkan.