SENDAWAR, PROKOPIM – Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menghadiri Misa Paskah di Gereja Katolik Santa Maria Goretti Stasi Linggang Bigung, Rabu (8/4/2026) malam.
Kehadiran Bupati didampingi oleh Camat Linggang Bigung, Kristin, bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh umat setempat.
Misa Paskah yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Pastor Hendrikus Nuwa, serta diikuti oleh umat Katolik dari wilayah Stasi Linggang Bigung dan sekitarnya. Suasana penuh sukacita dan damai, perayaan ini merupakan puncak iman umat Katolik, dalam memperingati kebangkitan Yesus Kristus.
Dalam sambutannya, Bupati (Kubar) Frederick Edwin mengajak seluruh umat untuk memaknai Paskah sebagai momentum kebangkitan dan harapan baru, tidak hanya dalam kehidupan iman, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semangat Paskah hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk membangun kehidupan yang lebih baik, saling menghargai, serta bergotong royong dalam memajukan Kabupaten Kutai Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman, Menurutnya, nilai-nilai persahabatan dan kebersamaan yang diajarkan dalam Paskah harus terus dipelihara demi terciptanya keharmonisan di tengah masyarakat.
Selain itu, Frederick juga menyampaikan bahwa kehadirannya dalam rangkaian Misa Tri Hari Suci di beberapa gereja merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap kehidupan rohani masyarakat. Ia berharap umat Katolik terus meningkatkan kualitas iman sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan hidup, sejalan dengan tema nasional Paskah tahun ini, dan mengajak masyarakat untuk merawat bumi dengan menanam pohon buah lokal serta menjaga kelestarian satwa liar di wilayah Kutai Barat
Mengakhiri sambutannya, Bupati atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah Tahun 2026 kepada seluruh umat Kristiani, serta mengajak untuk terus memperkuat kepedulian, kasih, persatuan, dan semangat membangun daerah,”Tutupnya,(KP17).

