SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) bersama DPRD menyalurkan sebanyak 77 ekor sapi kurban pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Dari jumlah tersebut, 53 ekor merupakan bantuan Pemkab Kubar dan 24 ekor lainnya berasal dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
Total anggaran bantuan hewan kurban itu mencapai sekitar Rp1,710 miliar, ditambah satu ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia.
Bupati Kubar Frederick Edwin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Camat Melak Asrin Surianto saat Salat Iduladha, di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Melak Ulu, Rabu (27/5/2026), menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.
Menurutnya, ketatnya pengawasan penggunaan anggaran pemerintah membuat setiap bantuan harus disalurkan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
“Bukan berarti pemerintah daerah mempersulit pemberian bantuan, tetapi seluruh penerima wajib memenuhi syarat sesuai aturan,”ujarnya.
Selain bantuan hewan kurban, Pemkab juga terus mendukung kegiatan keagamaan lainnya, seperti bantuan umrah dan dukungan keberangkatan haji.
Frederick turut mengingatkan panitia kurban agar menjalankan amanah dengan baik dan memastikan distribusi daging dilakukan secara adil serta tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.
Sementara itu, Camat Melak Asrin Surianto menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan pemerintah kecamatan masih belum maksimal.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,”katanya.
Ketua Takmir Masjid Al-Hidayah, Achmad Sofyan mengatakan tahun ini pihaknya menerima sembilan hewan kurban, terdiri dari satu ekor sapi bantuan Pemkab, empat ekor sapi melalui arisan jamaah, dua ekor sapi serta dua ekor kambing dari warga perorangan.
Ia menambahkan, pada 2025 lalu Masjid Al-Hidayah juga menerima bantuan dari Pemkab Kubar melalui APBD Perubahan berupa dua unit lampu hias gantung. (KP6)

