SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar global.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten 2 Ali Sadikin, saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha dalam Akses Pasar Internasional, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Rabu (3/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Kubar memiliki potensi besar produk lokal, mulai dari tenun doyo, rotan, kuliner khas, hingga komoditas pertanian dan perkebunan. Namun, menurutnya, produk unggulan tersebut tidak akan memberikan dampak maksimal jika hanya dipasarkan di tingkat lokal.

Ia juga menyampaikan bahwa era digitalisasi dan perdagangan global saat ini telah membuka peluang tanpa batas bagi pelaku usaha daerah untuk menembus pasar internasional.

Meski demikian, tantangan yang dihadapi masih cukup besar, di antaranya standar kualitas produk, kontinuitas produksi, legalitas dan sertifikasi internasional, serta pemahaman mekanisme logistik ekspor.
“Pelatihan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk mendorong pelaku usaha naik kelas,”ujarnya.

Bupati juga berharap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius serta memanfaatkan kesempatan untuk memperluas wawasan dan jejaring bisnis.

“Saya ingin produk asli Bumi Tanaa Purai Ngeriman mampu dipajang di etalase mancanegara, dikirim dalam kontainer ekspor, dan diakui dunia,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop UKM Kubar Oktarinus mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha dalam menghadapi peluang perdagangan global.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Export Center Balikpapan dengan peserta sekitar 47 pelaku usaha dari berbagai kecamatan di Kubar yang terdiri dari UMKM, kelompok usaha dan masyarakat yang memiliki minat mengembangkan usaha ke pasar internasional. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.