SENDAWAR, Prokopim-PT PLN (Persero) terus mengebut pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Melak, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Percepatan dilakukan melalui pemeliharaan dan pemulihan unit pembangkit, optimalisasi mesin yang masih beroperasi, hingga menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit sebesar 5 megawatt (MW).

Manager PLN ULP Melak, Agung Putra Raharjo, mengatakan seluruh sumber daya yang tersedia terus dioptimalkan untuk memperkuat pasokan listrik. Tim PLN bersama pengelola pembangkit mempercepat pekerjaan pada unit yang menjalani pemeliharaan maupun mengalami gangguan operasional.

“Kami terus melakukan berbagai langkah secara paralel. Fokus kami saat ini mempercepat pemeliharaan dan pemulihan unit pembangkit agar dapat kembali beroperasi secara bertahap, sekaligus mengoptimalkan pembangkit yang tersedia untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat,”ujar Agung, Senin (5/10/2026).

Untuk memperkuat sistem, PLN juga menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit 5 MW. Sejumlah pekerjaan pendukung telah dilakukan, termasuk penyiapan lahan dan sarana evakuasi daya. Tahapan tersebut dilanjutkan dengan persiapan mobilisasi dan instalasi mesin pembangkit tambahan.

“Persiapan tambahan kapasitas 5 MW terus berjalan bersamaan dengan upaya pemulihan pembangkit eksisting. Berbagai pekerjaan pendukung kami siapkan agar tahapan selanjutnya berjalan baik, sesuai kebutuhan teknis dan tetap mengutamakan keselamatan,”jelasnya.

Selama proses penanganan, PLN melakukan pengaturan operasi secara dinamis sesuai ketersediaan daya. Koordinasi dengan pengelola pembangkit dan pihak terkait juga terus diperkuat untuk mempercepat pekerjaan serta memastikan seluruh tahapan berjalan terkoordinasi.

Agung mengakui kondisi kelistrikan dalam beberapa waktu terakhir berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan pelanggan di Sistem Melak. Karena itu, kondisi sistem terus dievaluasi secara berkala.

“Kami memahami harapan masyarakat agar kondisi kelistrikan segera membaik. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Seluruh langkah penanganan terus kami lakukan, baik melalui pemulihan pembangkit yang ada maupun persiapan tambahan kapasitas 5 MW,”tuturnya.

PLN juga mengapresiasi dukungan dan pengertian masyarakat selama proses penanganan berlangsung. Perkembangan kondisi kelistrikan dan langkah penanganan selanjutnya akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi PLN. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.