TANGERANG, Prokopim-Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dan menembus pasar internasional.
Hal itu disampaikan Seno Aji saat mengunjungi stan Dinas Perdagangan, Koperasi (Disdagkop) dan UKM Kabupaten Kutai Barat (Kubar), di Paviliun Kaltim dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (15/10/2026).
Seno Aji berharap keikutsertaan UMKM dalam pameran tersebut dapat memperluas jaringan pemasaran, menarik minat calon pembeli, serta membuka peluang ekspor bagi produk unggulan daerah.
“Kami bangga ada 15 stan Kaltim di TEI kali ini. Mudah-mudahan ke depan UMKM Kaltim semakin naik kelas dan semuanya bisa ekspor,”ujarnya.
Menurutnya, peningkatan daya saing UMKM perlu didukung melalui berbagai program pembinaan, mulai dari penguatan merek (branding), perbaikan kemasan, hingga peningkatan kualitas produk.
“Ini harapan kita bersama. Kami ingin pertumbuhan UMKM dan ekonomi kerakyatan di Kaltim tumbuh dari UMKM yang kita bina bersama,”tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji juga melakukan pengguntingan pita secara simbolis di Paviliun Kaltim. Ia menyampaikan salam hormat dari Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang berhalangan hadir karena ada agenda di Balikpapan. Seno Aji juga harus kembali ke Balikpapan untuk menangani persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Industri Disdagkop UKM Kubar, Manise Yohana, menyambut positif dorongan Wagub Kaltim tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam TEI menjadi kesempatan bagi pelaku UKM Kubar untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Ia berharap dukungan pemerintah dan pembinaan berkelanjutan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas, kemasan, serta daya saing produk agar mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional hingga internasional.
“Melalui pameran ini, kami berharap produk unggulan Kubar semakin dikenal, menarik minat calon pembeli, dan membuka peluang kerja sama pemasaran. Kami juga terus mendorong pelaku usaha agar meningkatkan kualitas produk sehingga ke depan mampu bersaing dan menembus pasar ekspor,”ujar Manise Yohana didampingi Kabid Perdagangan Oktarinus.
Dalam TEI ke-41 ini, Disdagkop UKM Kubar memperkenalkan produk unggulan daerah, di antaranya teh kering bawang Dayak dan gula aren. Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas pemasaran, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui promosi dan pembinaan yang berkelanjutan, produk UKM Kubar diharapkan tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus pasar global. (KP6)

