KUTAI BARAT, PROKOPIM – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin secara resmi menutup kegiatan Lomba Peragaan Busana Anak dan Guru PAUD dari 16 Kecamatan se-Kabupaten Kutai Barat dan menyerahkan piala dan piagam penghargaan bagi para pemenang lomba dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Pokja Bunda PAUD Kutai Barat, di Gedung PKK KelurahanBarongTongkok, Senin (20/4/2026),siang.
Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan anak-anak dan guru PAUD dari seluruh kecamatan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat Kamius Junaidi, Bunda PAUD Kubar Maria Christina Mozes dan Bunda PAUD kecamatan, kepala sekolah, guru, serta para peserta lomba.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada Bunda PAUD Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin beserta jajaran yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai perjuangan Kartini sejak usia dini.
Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak hanya sekadar mengenakan busana adat atau kebaya, tetapi menjadi momentum untuk meneladani semangat emansipasi, pendidikan, serta keberanian yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak sejak dini diajarkan untuk mencintai budaya dengan mengenal kekayaan wastra atau kain adat yang dimiliki bangsa kita,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Bupati, kegiatan peragaan busana juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk melatih kepercayaan diri agar berani tampil di depan publik. Ia juga mengapresiasi keterlibatan para guru dalam lomba tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi anak usia dini.
Bupati Frederick Edwin menyebut para guru PAUD sebagai sosok “Kartini Modern” yang tanpa lelah mendidik dan membentuk generasi emas Kutai Barat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan kepada Pokja Bunda PAUD Kutai Barat agar terus konsisten menjadi penggerak utama dalam mewujudkan layanan PAUD Holistik Integratif di seluruh kecamatan. Ia menegaskan pentingnya memastikan anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terpenuhi kebutuhan gizi, kesehatan, perlindungan, serta pencegahan stunting.
“Kesuksesan pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada kuatnya koordinasi dan sinergi antara Pokja Bunda PAUD Kabupaten dengan Bunda PAUD di tingkat kecamatan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih juara serta memberikan semangat kepada peserta lainnya agar terus berlatih dan tidak berkecil hati.
“Dalam setiap perlombaan pasti ada yang menang dan kalah. Kepada yang berhasil meraih juara saya ucapkan selamat, dan bagi yang belum berhasil tetap semangat untuk kesempatan berikutnya,” ucapnya.
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bupati Frederick Edwin secara resmi menutup Lomba Peragaan Busana Anak dan Guru PAUD se-Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026,
Bupati mengajak seluruh masyarakat terus menanamkan semangat perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga semangat Kartini selalu menjadi motivasi bagi kita semua dalam membangun Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat. Habis Gelap Terbitlah Terang,” pungkasnya.(KP36)

