SENDAWAR, Prokopim – Pembangunan daerah tak cukup hanya mengandalkan program sektoral. Data kependudukan yang akurat dan perencanaan lintas sektor menjadi kunci agar kebijakan pemerintah tepat sasaran. Pemkab Kutai Barat (Kubar) pun mendorong integrasi indikator pembangunan kependudukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Internalisasi Indikator Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) ke dalam RPJMD sekaligus Sosialisasi Sistem Informasi Peringatan Dini Pengendalian Penduduk (SIPERINDU) Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar Erik Victory yang mewakili Bupati Kubar, di ruang rapat  II Lantai II, kantor BappedaLitbang, Komplek perkantoran, Rabu,14/10/2026.

SekdaKab didampingi kepala perangkat daerah, serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) beserta jajaran.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, SekdaKab menegaskan, pembangunan kependudukan harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh perangkat daerah diharapkan menyelaraskan program dan kegiatan masing-masing agar pembangunan kependudukan berjalan terpadu dan lintas sektor,” demikian pesan Bupati.

Menurutnya, integrasi indikator PJPK ke dalam RPJMD mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, percepatan penurunan stunting, pembangunan keluarga, hingga pengelolaan bonus demografi sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045.

Selain integrasi perencanaan, optimalisasi SIPERINDU juga menjadi perhatian. Sistem ini diharapkan mendukung pemantauan kondisi kependudukan sekaligus memberikan peringatan dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi muncul.

Dengan data yang akurat dan mutakhir, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan lebih tepat sasaran serta mengambil langkah antisipatif secara cepat.

Karena itu, koordinasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan hingga tingkat kecamatan dan kampung perlu diperkuat. Pemanfaatan data kependudukan juga harus menjadi bagian penting dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Yulianto, S.Si dari BKKBN Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur dan Prof. Iwan Muhammad Ramdan, SKP., M.Kes, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman.

Pemkab Kubar berharap kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama dan langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan kependudukan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan demi mendukung Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.(KP17)

Komentar dinonaktifkan.