SENDAWAR, Prokopim-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) mendorong pembentukan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai langkah strategis dalam mengatasi berbagai permasalahan transportasi di daerah.

Hal tersebut disampaikan Asisten 2 Sekkab Kubar, Ali Sadikin, mewakili Bupati Kubar Frederick Edwin, saat membuka Rapat Koordinasi Pembentukan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Kubar tahun 2026-2028, di Ruang Rapat Diklat, Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Kamis (16/4/2026).

Dalam sambutan tertulis Bupati, disampaikan bahwa meningkatnya berbagai permasalahan lalu lintas seperti kemacetan, kecelakaan, pelanggaran serta rendahnya tingkat ketertiban pengguna jalan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.“Kondisi ini tentu memerlukan perhatian dan penanganan yang serius dari kita semua,”ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa pengelolaan lalu lintas melibatkan berbagai instansi, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Bappedalitbang, kepolisian, serta instansi terkait lainnya. Oleh karena itu, diperlukan wadah koordinasi terpadu agar penanganan tidak berjalan secara parsial.

Melalui pembentukan forum ini, diharapkan terbangun sinergi antar lembaga dalam meningkatkan koordinasi, komunikasi dan kolaborasi guna menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar sebagai bagian dari pelayanan publik.

Forum ini juga dapat menjadi sarana untuk membahas dan mencari solusi atas berbagai persoalan lalu lintas, seperti kemacetan, kecelakaan, kerusakan jalan, penataan angkutan umum, hingga pemasangan rambu lalu lintas yang memadai.

Selain itu, forum tersebut diharapkan mampu merumuskan kebijakan serta program keselamatan lalu lintas yang lebih terarah guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan meminimalisir risiko kecelakaan.

Tidak hanya itu, forum ini juga berperan dalam menyusun rekomendasi kebijakan terkait pengaturan dan manajemen transportasi di wilayah Kubar, sekaligus memberikan masukan kepada pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman dan lancar, sehingga masyarakat dapat berkendara dengan nyaman serta risiko kecelakaan dapat diminimalisir.

Pemerintah juga berharap forum ini mampu menghasilkan kebijakan dan rencana aksi bersama dalam memperbaiki sistem transportasi di Kubar.“Dengan sinergi dan komitmen bersama, kita dapat menciptakan perubahan nyata bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,”tutupnya. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.