SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) terus memantau perkembangan banjir yang melanda sejumlah kampung di Kecamatan Tering. Keselamatan warga menjadi fokus utama dalam upaya penanganan bencana tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Sekkab Kubar Yuli Permata Mora turun langsung meninjau kondisi banjir di Kampung Tering Seberang, Rabu (20/5/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Asisten 2 Sekkab Kubar Ali Sadikin, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Adolfus Edhardus Pontus, Bagian Kesrasos, BPBD serta Sekretaris Camat Tering Ronius Engelbertus.

Yuli mengatakan pemerintah daerah terus memonitor perkembangan debit air di wilayah terdampak. Jika kondisi air terus meningkat, Pemkab Kubar akan segera menyiapkan dapur umum maupun kebutuhan logistik oleh dinas terkait diantaranya, BPBD, Dinsos dan Dinas Ketahanan Pangan.

Ia berharap banjir segera surut agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Masyarakat juga diminta tetap waspada, terutama bagi kelompok rentan seperti lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengimbau warga tetap berhati-hati selama banjir berlangsung,”katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Kecamatan Tering per 12 Mei 2026, terdapat sembilan kampung terdampak banjir, yakni Kampung Muyub Ulu, Tukul, Gabung Baru, Tering Baru, Linggang Jelemuq, Tering Lama, Linggang Muyub Ilir, Linggang Tering Seberang,dan Tering Lama Ulu.

Ketinggian air di wilayah terdampak bervariasi antara 30 sentimeter hingga 100 sentimeter. Total sebanyak 1.513 kepala keluarga atau 5.743 jiwa terdampak banjir, dengan jumlah rumah terdampak mencapai 1.340 unit. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.