SAMARINDA, Prokopim-Wakil Bupati (Wabup) Kutai Barat (Kubar) Nanang Adriani mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Menurut Wabup, perkembangan media sosial membuat informasi begitu cepat menyebar. Namun, tidak semua informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak sebelum meneruskan sebuah berita.

“Kadang-kadang kita gatal tangan untuk meneruskan berita, padahal belum tentu benar dan masuk akal,”ujarnya.

Ia menilai, peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sangat penting dalam memberikan informasi yang benar sekaligus menangkal berita bohong. Namun, upaya tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Kita bersama-sama. Jangan menunggu Diskominfo yang menyampaikan. Kita semua punya tanggung jawab untuk memberikan berita yang terbaik kepada masyarakat,”tegasnya.

Wabup mencontohkan informasi mengenai kondisi jalan nasional di wilayah Kubar yang kerap menimbulkan pertanyaan masyarakat. Menurutnya, tidak semua kerusakan jalan dapat langsung diperbaiki pemerintah kabupaten karena terdapat kewenangan dan persyaratan yang harus dipenuhi.

Ia berharap masyarakat dapat memahami persoalan tersebut setelah mendapatkan penjelasan yang tepat, sehingga tidak muncul kesimpulan maupun pemberitaan yang keliru.

“Kalau kita memberikan penjelasan, masyarakat bisa memahami bahwa jalan nasional tidak serta-merta dapat dibangun oleh pemerintah kabupaten,”jelasnya.

Wabup menekankan, membangun daerah bukan hanya tugas bupati dan wabup maupun pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Semua kita bersama-sama sesuai dengan porsinya, tentu dengan cara-cara yang bermartabat untuk memberikan informasi terbaik kepada masyarakat,”pungkasnya.(KP6)

Komentar dinonaktifkan.