KUTAI BARAT, PROKOPIM – Sebanyak 354 umat Katolik mengikuti penerimaan Sakramen Krisma dalam rangkaian perayaan di Gereja Katolik Santa Maria Tering Seberang, Kabupaten Kutai Barat.

Perayaan tersebut menjadi momentum penting bagi umat, khususnya para penerima Sakramen Krisma, untuk semakin dewasa dalam kehidupan iman dan mengambil bagian dalam pelayanan Gereja serta kehidupan bermasyarakat.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan khusus kepada para penerima Sakramen Krisma, terutama generasi muda. Ia mengingatkan pentingnya membangun karakter, moral, dan iman yang kuat di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

“Jadilah generasi muda Kutai Barat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, moral yang baik, dan takut akan Tuhan. Jadilah agen perubahan yang membawa damai serta kebaikan di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah,” pesan Bupati.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan daerah. Karena itu, kecerdasan harus berjalan seiring dengan nilai-nilai moral, spiritualitas, serta kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Ketua Panitia Gunawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Uskup Agung Keuskupan Agung Samarinda yang telah memberikan kepercayaan kepada Gereja Katolik Santa Maria Tering Seberang sebagai tempat pelaksanaan penerimaan Sakramen Krisma pada bulan Agustus 2026.

“Atas nama umat Gereja Katolik Santa Maria Tering Seberang, saya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Uskup Agung Samarinda yang telah berkenan menunjuk Gereja Katolik Santa Maria Tering Seberang menjadi tempat penerimaan Sakramen Krisma pada bulan Agustus ini,” ungkap Gunawan.

Uskup Agung Keuskupan Agung Samarinda, Monsinyur Yustinus Harjosusanto, MSF, dalam sambutannya mengajak seluruh umat untuk bersyukur atas berbagai berkat dan kebaikan yang diterima dari Tuhan.

Ia mengatakan, penerimaan Sakramen Krisma merupakan momentum kegembiraan dan rasa syukur karena para penerima sakramen semakin diteguhkan sebagai pribadi yang dewasa dalam kehidupan iman.

“Tentu kita sekalian pada kesempatan ini sangat bergembira, berbahagia, dan bersyukur karena hal-hal yang baik yang bisa kita terima dari Tuhan sendiri, berbagai macam situasi dan keadaan serta pemberian-pemberian-Nya yang sempat diberikan kepada kita dan kita rayakan pada kesempatan ini,” tuturnya.

Menurutnya, bertambahnya umat yang telah menerima Sakramen Krisma diharapkan semakin memperkuat kehidupan Gereja. Mereka diharapkan tidak hanya bertumbuh secara pribadi dalam iman, tetapi juga bersedia terlibat dalam berbagai pelayanan serta diutus untuk memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

“Pertama-tama kita bersyukur karena paroki ini dengan umat yang dinyatakan dewasa dalam kehidupan iman, yaitu mereka yang menerima Sakramen Krisma pada hari ini. Tentu akan menambah orang-orang yang mau terlibat dalam Gereja, juga menambah orang-orang yang mau diutus ke tengah masyarakat sehingga Gereja semakin bertumbuh dan berkembang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Monsinyur Yustinus berharap kontribusi umat Katolik dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah juga semakin besar. Nilai-nilai iman, kepedulian, persaudaraan, dan pelayanan diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan diterimanya Sakramen Krisma oleh 354 umat, khususnya generasi muda, diharapkan lahir pribadi-pribadi yang semakin matang dalam iman, memiliki karakter dan moral yang baik, serta mampu menjadi bagian dari pembangunan masyarakat dan Kabupaten Kutai Barat.(KP36)

Komentar dinonaktifkan.