SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, meski jumlah jamaah tahun ini tergolong minim.
Wabup Nanang Adriani menegaskan, pelepasan jamaah haji bukan sekadar seremoni, melainkan puncak dari seluruh proses panjang pembinaan dan pelayanan.
Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat persiapan keberangkatan calon jamaah haji Kubar, di Kantor Bupati Kubar, Rabu (29/4).
Pada rapat ini dihadiri, Asisten 2 Ali Sadikin, Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kubar Zulkifli, Sekretaris Satpol PP Moch. Fauzan Lutfly, Kabag Kesrasos Sekkab Suwila Erpina, perwakilan Polres Kubar, Kodim 0912 Kubar, Dishub, Dinkes, Bagian Umum Sekkab dan UPT Pelabuhan Melak.
“Seluruh tahapan, mulai dari pembukaan tabungan haji, pendaftaran, hingga manasik di kecamatan dan kabupaten harus dipastikan berjalan optimal,”tegasnya.
Tahun ini, kuota haji Kubar tercatat tujuh orang. Namun, hanya empat jamaah yang siap berangkat karena telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Tiga lainnya menunda keberangkatan.
Meski jumlahnya sedikit, Pemkab memastikan pelayanan tetap maksimal.“Tanggung jawab kita tidak berkurang. Justru harus tetap optimal, mulai dari pembinaan, pelayanan, hingga perlindungan jamaah,”ujarnya.
Pemkab juga menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, baik fisik, mental, maupun administrasi jamaah, termasuk pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan dokumen.
Koordinasi lintas sektor pun diperkuat, melibatkan Kemenhaj Kubar, instansi kesehatan, aparat keamanan, hingga pihak pelabuhan.
“Berikan pelayanan yang humanis agar jamaah merasa aman dan nyaman sejak berangkat hingga kembali,”pungkasnya. (KP6)

