KUTAI BARAT, PROKOPIM – Ketua Perkumpulan Asosiasi Seni Kabupaten Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, menyampaikan komitmennya untuk menghidupkan kembali berbagai kegiatan dan pertunjukan seni di Kabupaten Kutai Barat. Hal tersebut disampaikan usai pelantikan dan pengukuhan Pengurus Perkumpulan Asosiasi Seni Kabupaten Kutai Barat yang berlangsung di Gedung Aji Tulur Jejangkat, Senin (31/8/2026) pagi.

Maria Christina mengatakan, Asosiasi Seni Kutai Barat ke depan akan menyusun sejumlah program yang diharapkan dapat menjadi ruang bagi para seniman dan pelaku seni untuk berkarya sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat.

Salah satu program yang akan dihidupkan kembali yakni Pesta Seni di Langit Taman Budaya Sendawar (TBS). Kegiatan tersebut direncanakan kembali digelar secara rutin setiap malam Minggu dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas para seniman lokal.

“Kami ingin menghidupkan kembali Pesta Seni di Langit Taman Budaya Sendawar. Mudah-mudahan bisa kembali dilaksanakan setiap malam Minggu sehingga menjadi ruang bagi seniman untuk tampil dan masyarakat dapat menikmati berbagai pertunjukan seni,” ujarnya.

Selain Pesta Seni di Langit TBS, Asosiasi Seni Kutai Barat juga tengah mempersiapkan Festival Karya Pelajar yang direncanakan berlangsung pada Oktober atau November 2026.

Festival tersebut akan melibatkan para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Berbagai kategori seni dan kreativitas pelajar nantinya akan dipertandingkan dan ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Menurut Maria Christina, keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dalam upaya membangun dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya daerah. Selain menjadi wadah kreativitas, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada pelajar untuk menunjukkan bakat dan potensi yang dimiliki.

Ia menambahkan, keberadaan Asosiasi Seni Kutai Barat diharapkan mampu menjadi wadah yang mempertemukan berbagai pelaku seni sekaligus mendorong semakin berkembangnya ekosistem seni dan budaya di daerah.

“Kami berharap dukungan dari Bapak Bupati dan seluruh pihak dalam setiap program yang akan kami rumuskan dan laksanakan ke depan,” ungkap Maria Christina.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku seni, dunia pendidikan, komunitas, serta masyarakat dapat terus diperkuat sehingga berbagai kegiatan seni di Kutai Barat dapat kembali semarak dan memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda maupun para seniman untuk berkarya.

Melalui berbagai program tersebut, Asosiasi Seni Kutai Barat berkomitmen untuk turut menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan seni budaya daerah sekaligus menjadikan kegiatan seni sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Kutai Barat.(KP36)

Komentar dinonaktifkan.